Mineral
Mineral
Komoditi
Australia, TAMBANG. ALCOA, perusahaan dari New York yang menjadi produsen terbesar aluminium di dunia, melaporkan mendapat laba US$ 195 juta, kuartal pertama tahun ini. Tahun lalu, Alcoa merugi US$ 178 juta. Penerimaan Alcoa bertambah 6,7% menjadi $5,82 miliar. Koran The Australian, dalam penerbitannya hari ini melaporkan, Alcoa merupakan
Mineral
Jakarta – TAMBANG. Gresik mantap menjadi tempat pilihan pendirian pabrik pengolahan (smelter) tembaga PT Freeport Indonesia. Pekan ini, Freeport dan PT Petrokimia dijadualkan memandatangani kontrak kerja sama penyewaan lahan. “Hasil kunjungan saya dan Pak Menteri ESDM, pekan ini mereka tanda tangan kontrak,” ujar Said Didu, Ketua Tim Pengembangan dan Percepatan Pembangunan
Mineral
Jakarta-TAMBANG. Pengembangan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) feronikel Unit-II milik PT Aneka Tambang Tbk di Pomalaa, Sulawesi Tenggara telah mencapai 90%. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), R. Sukhyar mengaku optimis pemurnian tersebut bakal beroperasi di Oktober 2015. "Kami sudah lakukan kunjungan ke sana, pembangunan proyek feronikel sesuai jadwal
Mineral
Jakarta – TAMBANG. Proses pembangunan pabrik pemurnian (smelter) milik PT Harita Prima Mineral kini sudah mencapai 30%. Namun pemerintah masih menahan pemberian tax holiday bagi perusahaan milik keluarga Lim tersebut. Haris Munandar, Kepala Pusat Pengkajian Kebijakan Dan Iklim Usaha Industri mengatakan bahwa saat ini harita sudah di proses di tingkat Tim
Mineral
Jakarta-TAMBANG. PT Indosmelt masih menunda pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) tembaga yang sebelumnya ditargetkan beroperasi 2019. Direktur Utama Indosmelt, Natsir Mansur menyatakan pihaknya masih manunggu hasil kajian pra feasibility study (FS) untuk pembangunan smelter yang digelar oleh China EnFI Nonferrours Engineering Co Ltd. "Walaupun pra FS mundur,
Komoditi
JAKARTA--BEIJING—TAMBANG. TAHUN lalu para produsen aluminium mengeluh terhadap rendahnya harga, lantaran pasokan berlebih sementara permintaan lemah. Tahun ini, isyunya tidak bergeser. Penyebabnya, para produsen tidak mau menuntaskan persoalannya. Kantor berita Reuters, dalam laporannya Kamis kemarin menyebut, Cina menghasilkan sekitar 27,5 juta ton aluminium, tahun lalu. Angka ini dikutip
Mineral
Jakarta – TAMBANG. PT Freeport Indonesia sudah berkomitmen menjalankan rencana pembangunan pabrik pengolahan tembaga (smelter) di Gresik Jawa Timur. Namun pemerintah tetap mendesak agar smelter itu dibangun di Papua. Desakan terus datang termasuk dari Gubernur Papua, bahkan Wakil Presiden RI. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengancam tidak akan memberikan izin pendirian smelter
Editorial
SIKAP tegas pemerintah terhadap PT Freeport Indonesia membuahkan hasil. Hari Minggu kemarin, di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pemilik dan manajemen perusahaan asal Amerika Serikat itu menabalkan kembali tekadnya untuk membangun smelter. Komisaris Freeport McMoran, James Robert (Jim Bob) Moffet, yang juga salah satu pemilik perusahaan induk PT
Mineral
Jakarta - TAMBANG. PT Freeport Indonesia akhirnya menentukan lokasi lahan yang akan dibangun pabrik pengolahan dan pemurnian bijih tembaga. Lokasi pabrik berkapasitas 2 juta ton itu berada di area PT Petrokimia Gresik, Jawa Timur. Presiden Direktur Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengaku sudah melakukan negosiasi dengan BUMN tersebut pada hari Rabu
Mineral
Jakarta-TAMBANG. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Maroef Sjamsoeddin mengaku pihaknya lambat dalam memenuhi komitmen pembangunan fasilitas pemurniah bijih mineral (smelter) sebagaimana MoU yang diteken Freeport dengan pemerintah. Maroef marah besar kepada staff-nya sebab komitmen yang diteken Freeport dengan pemerintah belum juga menunjukkan perkembangan signifikan. Utamanya, terkait pembangunan fasilitas pemurnian
Mineral
Jakarta-TAMBANG. Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat mempertanyakan nasib PT Freeport Indonesia pasca berakhirnya kontrak karya di 2021 ketika rapat dengar pendapat dengan Direktur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dewi Yasin Limpo dari Fraksi Hanura mengatakan ketika ia melakukan kunjungan kerja ke Papua, masyarakat Papua mengharapkan jangan perpanjang