Presdir Freeport Akui Pihaknya Lambat Bangun Smelter

Presdir Freeport Akui Pihaknya Lambat Bangun Smelter

Jakarta-TAMBANG. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Maroef Sjamsoeddin mengaku pihaknya lambat dalam memenuhi komitmen pembangunan fasilitas pemurniah bijih mineral (smelter) sebagaimana MoU yang diteken Freeport dengan pemerintah.

Maroef marah besar kepada staff-nya sebab komitmen yang diteken Freeport dengan pemerintah belum juga menunjukkan perkembangan signifikan. Utamanya, terkait pembangunan fasilitas pemurnian bijih mineral. Akibatnya, izin ekspor Freeport terancam dicabut.

"Jalannya di jalur lambat. Ini yang harus saya dorong supaya cepat untuk tunjukkan komitmen ke regulator (pemerintah),”ujar mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negera (BIN) itu.

Maroef mengatakan, dirinya sempat marah kepada para stafnya usai mengecek beberapa komitmen yang harus dilaksanakan Freeport.

“Kenapa ini tidak di-speed up (dipercepat)?" Maroef menuturkan kembali kepada wartawan, di kantornya, Kamis (22/01)”.

Maroef menambahkan, dirinya sangat khawatir jika operasional Freeport terhenti, maka kondisi Papua akan semakin tidak menentu. Saat ini, ada 13.000 orang yang bekerja sebagai pekerja langsung di Tembagapura. Sejumlah kontraktor tambang juga sudah pasti akan terganggu juga jika operasi Freeport terhenti.

“Bila nanti terjadi pengangguran. Dampak sosialnya panjang, kepada anak istrinya juga. Perusahaan ini tidak boleh memberikan beban tambahan ke pemerintah, ke bangsa dan negara. Lapangan kerja harus terbuka, dan harus dipertahankan,” ucap Maroef.

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin