VALE-Unhas Jalin Kerja Sama Bidang Riset dan Pendidikan

Riset dan Pendidikan VALE-Unhas
Direktur Eksternal Relations PT Vale, Endra Kusuma (kanan) dan Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas, Prof Adi Maulana (kiri) berfoto usai penandatanganan PKS di Lantai VI Gedung Rektorat Unhas, Rabu (20/09/2023).

Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk (VALE) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerja sama bidang riset dan pendidikan. Sinergi meliputi tiga perjanjian terkait Piloting Sistem Monitoring Biodiversity untuk Pengelolaan Kawasan Konservasi Bernilai Tinggi di Kawasan Tambang Vale, Pemberian Bantuan Biaya Pendidikan Jenjang Perguruan Tinggi untuk Teknik Prodi Metalurgi, dan Pelaksanaan Program Co-Ops Bagi Mahasiswa Unhas.

Direktur Eksternal Relations PT Vale, Endra Kusuma mengatakan kerja sama ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Unhas, Wakil Rektor IV, dan CEO PT Vale di Jakarta pada awal tahun 2023.

“Secara bertahap kami membuka kuota untuk 10 orang mahasiswa yang akan menjalani Program Co-Ops atau magang di PT Vale. Peserta akan diseleksi oleh Tim Unhas dan Vale. Kedua, ada resources terkait biodiversity. Unhas akan membantu PT Vale dalam pemetaan, penyediaan bank data keanekaragaman hayati, dan semacamnya. Ketiga, kami memberikan bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa Prodi Teknik Metalurgi Unhas. Bersama-sama kami juga akan menelaah perkembangan kerja sama ini agar dapat semakin ditingkatkan ke depan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (22/9).

Pelibatan perguruan tinggi penting bagi PT Vale karena akan memperkuat fungsi kedua institusi. Sebagai industri pertambangan, PT Vale berperan menyediakan lapangan kerja. Sementara perguruan tinggi, berfungsi menyiapkan lulusan unggul dan siap bersaing.

Di luar kerja sama ini, PT Vale dan Unhas telah lama menjalin sinergi di berbagai bidang, termasuk riset, inovasi, dan peningkatan kualitas SDM. Misalnya Program Co-Ops, yang bukan pertama kali dilaksanakan PT Vale. Co-Ops telah dijalankan sejak masa PT INCO. Program ini berhasil mencetak alumni yang sukses menjadi pemimpin di industri pertambangan, salah satunya di PT Vale.

Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas, Adi Maulana menjelaskan, Program Co-Ops akan dibuka bagi mahasiswa semester enam Unhas. Saat ini, mahasiswa yang ditarget magang adalah dari prodi di Unhas.

Kata dia, program ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa agar bisa mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia kerja, sehingga mereka bisa memiliki pengalaman bekerja di industri khususnya pertambangan.

“Program Co-Ops sangat terasa hasilnya. Tahun lalu kami berdiskusi dengan PT Vale untuk membuka program ini kembali. Kami senang sekali karena PT Vale, sebagai mitra strategis, setuju. Kami ingin mahasiswa punya kesempatan terjun di dunia industri, sehingga kompetensi dan kapasitas mereka bertambah,” ujarnya.

“Ini yang akan membantu mereka matang sebelum masuk ke dunia kerja. Mudah-mudahan, ke depan kerja sama ini bisa selalu produktif, sehingga memberikan manfaat yang besar,” pungkas Adi.

Masing-masing PKS ditandatangani oleh Direktur Eksternal Relations PT Vale, Endra Kusuma dan Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas, Prof Adi Maulana,  disaksikan perwakilan kedua pihak.

Artikel Terkait

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Jakarta, TAMBANG - Kolaborasi lintas sektor dinilai semakin penting dalam membangun ekosistem industri energi masa depan. Perkembangan teknologi, diversifikasi sumber energi, hingga meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital membuat batas antarsektor industri semakin terbuka. Kondisi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan IEE Series – Energy Week 2026 yang mempertemukan pelaku industri energi, teknologi, manufaktur, dan

By Rian Wahyuddin
Hingga Juli 2026, Samindo Resources  Sukses Catat Overburden Removal Sebesar 21,01 Juta BCM

Hingga Juli 2026, Samindo Resources Sukses Catat Overburden Removal Sebesar 21,01 Juta BCM

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa pertambangan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) sukses mencatat akselerasi kinerja operasional yang solid hingga memasuki paruh kedua tahun 2026. Penguatan operasional ini ditopang oleh kinerja positif pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan, mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), hingga pengangkutan

By Egenius Soda