Terkait Banjir Di Tambang PT RUB, Berikut Penjelasan Kontraktor Tambang PT Putra Perkasa Abadi

Terkait Banjir Di Tambang PT RUB, Berikut Penjelasan Kontraktor Tambang PT Putra Perkasa Abadi

Jakarta,TAMBANG,-Bencana banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Berau yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Kelay. Selain menggenangi perkampungan sekitar juga masuk ke salah satu Pit tambang batu bara milik PT Rantaupanjang Utama Bhakti (RUB). Sayangnya ada beberapa pemberitaan beredar di media dinilai tidak sesuai fakta. Sehingga PT Putra Perkasa Abadi (PPA) selaku Kontraktor pertambangan di area yang terdampak banjir menyampaikan beberapa klarifikasi.

Dalam keterangan pers yang diterima www.tambang.co.id  PT Putra Perkasa Abadi menerangkan banjir di lokasi tambang terjadi karena tinggi dan tekanan air yang melebihi kemampuan daya tahan tanggul  yang dibangun.

“Perlu kami sampaikan bahwa tanggul tersebut dibangun dan diperuntukan dengan dikaji secara geotek, dan telah memperhatikan aspek K3 serta aspek lainnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,”terang Direktur PPA, R Teguh Sapto Subroto.

Teguh juga menjelaskan sebelumam terjadinya bencana banjir, PPA  telah berkoordinasi dengan PT RUB dan secara bersama-sama mengambil langkah preventif agar tidak timbul kerugian  material dan immaterial termasuk korban jiwa.

“Langkah yang dilakukan PT PPA dan PT RUB mulai dari monitoring selama meluapnya aliran air dari Sungai Kelay, menghentikan aktivitas pekerjaan di dalam area PIT dan sekitarnya, melakukan pengamanan pekerja dan peralatan yang ada di PIT dan sekitarnya. Serta melakukan koordinasi dengan pihak internal dan eksternal,”lanjut Teguh.

Teguh kembali menegaskan bahwa banjir yang melanda area tambang PT RUB dan juga berdampak pada masyarakat setempat merupakan bencana alam. Ini juga telah ditegaskan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau yang menyebutkan banjir terjadi akibat meluapnya air Kelay sebagai bencana alam (force majeure).

PT PPA sebagai kontraktor dan dibawah instruksi PT RUB bekerja sama dengan Pemerintah Daerah mengambil langkah preventif guna menanggulangi bencana ini agar tidak berdampak luas.

Artikel Terkait

PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Electrifying Agriculture Di Cilacap

PLN EPI Resmikan Rumah Pembibitan Mangrove Berbasis Electrifying Agriculture Di Cilacap

Jakarta,TAMBANG,-Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kali ini perusahaan meresmikan Rumah Pembibitan Mangrove berbasis Electrifying Agriculture di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Selasa (28/7). Program Tanggung Jawab Sosial dan

By Egenius Soda
Di Paruh Pertama 2026, PT Timah,(Persero),Tbk Sukses Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 10,42 Triliun

Di Paruh Pertama 2026, PT Timah,(Persero),Tbk Sukses Bukukan Pendapatan Sebesar Rp 10,42 Triliun

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang timah terbesar Indonesia, PT TIMAH (Persero) Tbk sukses mencatat kinerja positif di paruh pertama tahun ini. Dalam laporan keuangan konsolidasian untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026, Perseroan  sukses mencatat pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional yang signifikan. Kinerja positif ini didukung oleh beberapa hal termasuk kondisi

By Egenius Soda