SPBU Palu Buka 24 Jam, Pasokan BBM Aman Lancar

SPBU Palu Buka 24 Jam, Pasokan BBM Aman Lancar
Palu, TAMBANG – Pertamina berupaya kerasmenjaga kelancaran pendistribuasian Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Masyarakat.  Karenanya, setelah dilakukan pengecekan kondisi SPBU selama beberapa hari, SPBU di Jalan Dewi Sartika, Palu akhirnya bisa beroperasi kembali, sejak Minggu (7/10).  Warga Palu bisa membeli BBM kapan pun membutuhkannya, tanpa khawatir pasokan habis.   Tentu saja, hal tersebut menjadi kabar genbira bagi warga Palu. “Sekarang sudah tenang, pom bensin dibuka 24 jam, jadi untuk membelinya pun kita sekarang sudah tidak perlu antre panjang lagi, dan sangat membantu,” kata Kiki (25 tahun), warga jalan Dewi Sartika.   Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Roby Hervindo menyatakan, guna mendukung operasional SPBU Dewi Sartika, telah disiapkan BBM tiga kali lipat dari kebutuhan harian normal.   “SPBU Dewi Sartika telah kami uji coba buka 24 jam sejak hari Minggu (7/10). Kami juga menyiapkan stok  tiga kali lipat dari kebutuhan, Pertalite sebanyak 16.000 Liter dan Premium 16.000 Liter jadi total hari ini sudah 48.000 Liter,” ujarnya.   Sementara itu, untuk memastikan kelancaran pelayanan dan pasokan BBM, akan dikontrol rutin oleh para Sales Executive yang diterjunkan ke Palu dari beberapa daerah, demikian juga dengan operator SPBU didatangkan dari beberapa daerah yang ditugaskan secara bergilir.   “Kami juga menyiagakan infrastruktur tambahan yakni mobil tangki dispenser (mobile dispenser) serta SPBU portable untuk mempercepat pelayanan konsumen,” tambah Roby.   Berdasarkan pantauan per hari Senin (8/10) kondisi SPBU sudah normal dan tidak ada antrian. Berikut daftar SPBU yang sudah beroperasi di Palu:  
  1. SPBU 74.941.05 Martadinata
  2. SPBU 74.942.08 Maluku
  3. SPBU 74.942.07 Towua
  4. SPBU 74.942.05 Diponegoro
  5. SPBU 74.942.06 Bayoge
  6. SPBU 74.941.02 Imam Bonjol
  7. SPBU 74.941.09 Talise (Yos Sudarso)
  8. SPBU 74.941.01 Pramuka
  9. SPBU 74.941.13 Tawaeli
  10. SPBU 74.941.03 Kartini
  11. SPBU 74.942.09 Tavanjuka
  12. SPBU 74.941.16 M.Yamin
  13. SPBU 74.941.27 Ki Hajar Dewantara
  14. SPBU 73.941.08 Soekarno Hatta
  15. SPBU 74.942.07 Dewi Sartika
  Adapun SPBU di wilayah Palu yang telah beroperasi 24 jam antara lain :
  1. SPBU Jalan Maluku
  2. SPBU Jalan Kartini
  3. SPBU Jalan Ki Hajar Dewantara
  4. SPBU Jalan Dewi Sartika
  5. SPBU Jalan Diponegoro

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin