DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis
Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia.
Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki pengalaman di berbagai bidang, mulai dari pengembangan industri dan teknologi, operasi pertambangan global berskala besar, kebijakan ekonomi dan perdagangan internasional, investasi, hingga pasar keuangan.
Sementara itu, jajaran Direksi DSI dipimpin Luke Mahony sebagai Direktur Utama. Ia didampingi Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan dan Treasury, Nur Hidayat Udin sebagai Direktur Manajemen Risiko, serta Ivan Ferdiansyah Baely sebagai Direktur Hukum & Kepatuhan.
Komposisi tersebut menggabungkan pengalaman di sektor sumber daya alam dengan keahlian di bidang keuangan, manajemen risiko, hukum, dan kepatuhan. DSI menilai kelengkapan struktur kepemimpinan ini menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kelembagaan dan operasional perusahaan.
Selain memperkenalkan jajaran Komisaris dan Direksi, DSI untuk pertama kalinya memperkenalkan identitas mereknya kepada publik. Langkah ini menjadi salah satu tonggak penguatan kelembagaan DSI dalam menjalankan mandat nasionalnya.
Direktur Utama DSI, Luke Mahony menegaskan bahwa fokus DSI saat ini adalah membangun sistem dan kapabilitas untuk mengimplementasikan mandatnya secara kredibel, terukur, dan berkelanjutan.
“Sejak mulai beroperasi, kami telah mengembangkan visibilitas terhadap ribuan transaksi ekspor serta fondasi analitis yang diperlukan untuk mendukung mandat DSI," ujar dia dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (25/8).
"Kami akan terus mengukuhkan kapabilitas pemantauan, verifikasi, dan operasional guna mendukung ekosistem ekspor yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menjaga kepastian berusaha dan keberlanjutan ekspor," pungkasnya.