Soal Perpanjangan Kontrak Karya VALE, Presiden Jokowi Bilang Begini

Soal Perpanjangan Kontrak Karya VALE, Presiden Jokowi Bilang Begini
Jakarta, TAMBANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut buka suara soal perpanjangan Kontrak Karya (KK) PT Vale Indonesia (VALE) yang akan berakhir pada tahun 2025 mendatang. Menurutnya, sejauh ini pemerintah masih mengkalkulasi secara komprehensif proses perpanjangan izin tersebut. “(Soal kontrak VALE) Masih semuanya kita bicarakan, masih semuanya kita kalkulasi, masih semuanya kita hitung. Mana yang baik dan mana yang tidak baik, masih dikalkulasi,” ujar Jokowi usai berkunjung ke area operasi VALE beberapa waktu lalu. Meski begitu, mantan Walikota Solo ini mengapresiasi proses pertambangan terintegrasi yang dilakukan VALE dari hulu sampai hilir. Hilirisasi nikel yang dilakukan VALE selain akan meningkatkan nilai tambah bagi pendapatan negara, juga menjadi indikator optimisme pemerintah dalam mendorong komoditas tambang menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. “Nikel sudah berjalan, smelter sudah kebanyakan malah menurut saya. Bauksit juga sudah berjalan di Bintan, Kalimantan Barat, belum yang lain-lain. Tembaga sudah berjalan di Freeport dan Amman, sudah berjalan,” beber dia. Khusus hilirisasi nikel, Jokowi berharap produknya bisa sampai menjadi baterai untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) atau electric vehicle (EV). “Ini yang ingin kita dorong adalah agar tidak hanya masuk ke setengah jadi, tapi ke barang jadi. Bukan hanya ke precursor tapi larinya ke EV. EV langsung ke otomotif,” ungkap dia. Dengan adanya ekosistem industry EV ini, dia berharap bisa meningkatkan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. “Itulah yang akan memberikan nilai tambah yang besar bagi Negra kita. Kesempatan kerja yang besar bagi rakyat kita, jangan dinikmati negara lain,” beber dia. Berdasarkan data Minerba One Data Indonesia (MODI) Kementerian ESDM, izin usaha pertambangan(IUP) VALE masih berupa Kontrak Karya dan tersebar di empat lokasi yaitu Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Morowali, Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Utara. Semuanya terletak di Provinsi Sulawesi Selatan dan akan berakhir pada Desember 2025.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin