SANY SRT100S Meluncur di Site BIB, PPA Dorong Hauling Ramah Lingkungan

Melalui PT Star Wagen Indonesia (SWI), PT Putra Perkasa Abadi (PPA) resmi meluncurkan armada truk hybrid SANY SRT100S di area operasional PT Borneo Indobara (BIB), Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

SANY SRT100S Meluncur di Site BIB, PPA Dorong Hauling Ramah Lingkungan

Tanah Bumbu, TAMBANG – Melalui PT Star Wagen Indonesia (SWI), PT Putra Perkasa Abadi (PPA) resmi meluncurkan armada truk hybrid SANY SRT100S di area operasional PT Borneo Indobara (BIB), Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Peluncuran tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Ceremony of Electrification: Green Mining Realization yang diselenggarakan BIB pada 7–9 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pelaku industri untuk menampilkan pengembangan teknologi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung elektrifikasi operasional pertambangan.

Presiden Direktur PT Putra Perkasa Abadi (PPA), Joko Triraharjo, menyampaikan bahwa teknologi hybrid kini menjadi bagian penting dalam pengembangan operasional tambang. Bagi PPA, kata Joko, elektrifikasi armada tambang sudah menjadi kebutuhan.

“PPA melihat tren elektrifikasi dan teknologi hybrid bukan lagi sebagai wacana masa depan, tetapi sebagai kebutuhan operasional hari ini. Kehadiran SRT100S menjadi bukti komitmen kami untuk menghadirkan solusi pengangkutan yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan tanpa mengorbankan produktivitas,” ujar Joko, Senin (9/2).

SANY HD Truck SRT100S yang diageni langsung SWI, diperkenalkan sebagai truk pengangkut hibrida generasi baru untuk mendukung operasional pertambangan di Indonesia.

Presiden Direktur PT Star Wagen Indonesia (SWI), Fathul Muin, mengatakan bahwa SRT100S dikembangkan sebagai solusi yang siap diterapkan di lapangan.

“SANY SRT100S kami hadirkan sebagai solusi transisi yang aplikatif, sehingga operasi tambang dapat berjalan lebih efisien, lebih aman, dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi ke depan,” ujar Fathul Muin dalam kesempatan yang sama.

Peluncuran SRT100S merupakan bagian dari langkah PPA dalam mendorong transformasi operasional menuju praktik pertambangan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan program elektrifikasi operasional yang terus dikembangkan di lingkungan kerja BIB.

SANY SRT100S merupakan hasil kolaborasi SWI dan SANY yang dirancang sebagai solusi transisi menuju penerapan teknologi tambang berbasis listrik penuh di masa depan. Unit ini diperkenalkan untuk menjawab kebutuhan operasional pengangkutan yang tuntutan produktivitas tinggi sekaligus efisiensi energi.

Secara teknis, SANY SRT100S memiliki kapasitas angkut nominal hingga 95 ton dengan volume kapal mencapai 70 meter kubik, terbesar di kelasnya. Unit ini mengusung teknologi diesel-listrik hybrid yang dilengkapi sistem pengereman regeneratif untuk meningkatkan efisiensi energi. Motor listrik bertorsi besar juga memungkinkan akselerasi yang lebih responsif serta kemampuan menanjak yang lebih baik dalam berbagai kondisi kerja.

Dari sisi keselamatan, SRT100S dilengkapi kabin berstandar global FOPS/ROPS untuk melindungi operator. Selain itu, sistem pengereman electric retarder  dan sistem rem basah  dirancang untuk menjaga stabilitas dan keamanan unit, khususnya saat beroperasi di jalur menurun dengan muatan penuh.

Apresiasi Keberlanjutan

Langkah PT Borneo Indobara (BIB) bersama PT Putra Perkasa Abadi (PPA) dalam menghadirkan program elektrifikasi peralatan dan angkutan tambang mendapat apresiasi positif. Peresmian program tersebut yang bertepatan dengan hari ulang tahun BIB yang ke-20 dinilai menjadi momentum penting bagi transformasi industri pertambangan menuju operasional yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya peresmian program elektrifikasi peralatan dan angkutan tambang PT Borneo Indobara yang bertepatan dengan hari ulang tahun BIB. Inisiatif ini sejalan dengan upaya Indonesia dalam mencapai target net zero emission 2060 melalui mitigasi emisi gas rumah kaca,” ucap Drektur Teknik dan Lingkungan, Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Ahmad Syauqi.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan industri, inovasi teknologi menjadi kunci untuk mendorong sektor pertambangan agar semakin efisien dan berkelanjutan. Implementasi peralatan berbasis elektrifikasi dinilai bukan hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional.

“Di tengah tantangan, inovasi teknologi menjadi kunci untuk mendorong industri pertambangan agar  lebih efisien dan berkelanjutan,” imbuh Ahmad Syauqi.

Presiden Direktur PT Borneo Indobara (BIB), Bonifasius, menegaskan bahwa sebagai salah satu pelaku utama industri pertambangan di Indonesia, BIB berada pada posisi yang strategis sekaligus menghadapi tantangan besar di era transisi energi.

“Sebagai salah satu pelaku usaha industri pertambangan di Indonesia, PT BIB berada pada posisi yang sangat strategis, sekaligus menghadapi tantangan. Transisi energi bukan berarti melarang batu bara, namun menempatkan sektor ini dalam proses transisi yang bertahap dan berkeadilan,” ujar Bonifasius.

Ia menjelaskan, dalam kerangka tersebut, operasional pertambangan dituntut untuk terus bertransformasi. Penurunan emisi, peningkatan efisiensi, serta penciptaan nilai tambah baru menjadi keniscayaan yang harus dijalankan perusahaan tambang.

“Artinya, operasional tambang harus mampu menurunkan emisi, meningkatkan efisiensi, dan menciptakan nilai tambah baru. Dalam konteks ini, elektrifikasi merupakan solusi yang relevan dan kredibel untuk dilakukan saat ini,” tegasnya.

Kolaborasi PPA dan BIB ini pun diharapkan menjadi contoh bagi pelaku industri lainnya dalam mempercepat adopsi teknologi rendah emisi di sektor pertambangan.

Penggunaan teknologi hybrid pada SRT100S diklaim mampu menurunkan konsumsi bahan bakar solar hingga 30 persen. Efisiensi ini juga berdampak pada pengurangan biaya perawatan, penurunan downtime, serta peningkatan efisiensi operasional secara keseluruhan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula pemeliharaan operasional SANY SRT100S di area Site BIB pada tanggal 7–17 Februari 2026. Demonstrasi ini memberikan langsung gambaran mengenai kinerja unit serta penerapan teknologi hauling hybrid dalam mendukung operasional pertambangan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Artikel Terkait