Sambut Usia 25 Tahun, Chitra Paratama Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove

Sambut Usia 25 Tahun, Chitra Paratama Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lingkungan
Sambut Usia 25 Tahun, Chitra Paratama Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Lingkungan. (Dok. Chitra Paratama)

Jakarta, TAMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional sekaligus menyambut ulang tahunnya yang ke-25, PT Chitra Paratama (Chitra), bagian dari MahaDasha Group, menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertema “Mangroves Planting Road to Anniversary PT Chitra Paratama 25th”. Acara ini diselenggarakan di Taman Wisata Alam Mangrove Angke, Kapuk, Jakarta Utara, pada Jumat (10/01).

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan, Chitra menanam 250 pohon mangrove, yang melambangkan perjalanan perusahaan selama 25 tahun. Direktur PT Chitra Paratama, Hidayat Rahman, bersama hampir seluruh karyawan perusahaan, turut berpartisipasi langsung dalam penanaman ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah kecil namun berdampak besar untuk melestarikan ekosistem pantai, melindungi garis pantai, dan mencegah bencana alam. Hal ini merupakan wujud kepedulian Perusahaan agar dapat bersama-sama merawat alam dan memberikan kehidupan yang nyaman untuk generasi selanjutnya,” ujar Hidayat Rahman dalam sambutannya.

Pemilihan Taman Wisata Alam Mangrove Angke, Kapuk, sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada peran pentingnya dalam menjaga ekosistem mangrove di Jakarta. Mangrove memiliki manfaat besar, seperti menyerap karbon dioksida dan melindungi pantai dari gelombang besar. Sejak 2010, area seluas 99,82 hektar ini telah direhabilitasi dan kini berfungsi sebagai kawasan konservasi sekaligus lokasi wisata edukasi.

Sambut Usia 25 Tahun, Chitra Paratama Tegaskan Komitmen Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove. (Dok. Chitra Paratama)

“Kegiatan ini diikuti hampir seluruh karyawan dan juga manajemen Chitra hingga kami dapat merasakan aktivitas penanaman pohon mangrove. Selain itu, aktivitas ini sekaligus meningkatkan awareness kepada seluruh peserta untuk lebih peduli lingkungan dan mengerti sejarah dari perjalanan hutan mangrove yang berada di Taman Wisata Alam Mangrove Angke, Kapuk,” tambah Hidayat Rahman.

Program CSR ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Anniversary PT Chitra Paratama yang ke-25, yang puncaknya akan dirayakan pada 18 Februari 2025. Selain penanaman mangrove, perusahaan juga mengadakan berbagai kegiatan seperti Fun Walk, Loss Weight Challenge, Safety Driving, Leader’s Talk, donor darah, pembersihan pantai, dan Fun Run yang akan berlangsung di Balikpapan pada 19 Januari 2025, dengan target seribu peserta.

Sebelumnya, Chitra juga aktif dalam berbagai program CSR, termasuk donor darah rutin dan kegiatan pembersihan pantai di Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA), Balikpapan. Dalam kegiatan tersebut, Chitra bekerja sama dengan komunitas Green Generation dan berhasil mengumpulkan 30 karung sampah yang mengancam ekosistem pesisir.

Melalui berbagai inisiatif ini, PT Chitra Paratama mempertegas komitmennya dalam menerapkan Good Corporate Governance (GCG) yang sejalan dengan nilai-nilai inti perusahaan.

Baca Juga: Chitra Paratama Raih Penghargaan Platinum di Ajang Continuous Improvement Convention 2024

Artikel Terkait

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin