PLN Manfaatkan FABA Jadi Bahan Konstruksi di Kalimantan

PLN Manfaatkan FABA Jadi Bahan Konstruksi di Kalimantan

Jakarta, TAMBANG – PT PLN (Persero) menyebarluaskan manfaat dari abu sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk bahan baku konstruksi masyarakat. Bahkan, di Kalimantan Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLN langsung diserap oleh kalangan industri.

Selain memberikan banyak manfaat, FABA terbukti secara uji laboratorium sangat aman dari sisi lingkungan serta memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan sehingga sangat aman digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Kalimantan, Daniel Eliawardhana mengungkapkan selain diolah menjadi produk turunan seperti paving block dan batako, FABA PLTU juga memiliki karakteristik bahan yang kuat sehingga cocok untuk digunakan sebagai timbunan jalan atau road base serta campuran ready mix pada proyek konstruksi.

“Kami menjalin kerjasama dengan UMKM, industri swasta, pemerintah daerah hingga BUMN yang saat ini tengah membangun proyek konstruksi di Kalimantan untuk bersama-sama menggunakan FABA,” ungkapnya, dikutip dalam keterangan resmi, Senin (5/9).

Salah satu proyek yang memanfaatkan FABA PLTU adalah pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar (MYC) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Berdasarkan uji coba laboratorium yang dilakukan oleh PT Nindya Karya selaku kontraktor proyek FABA PLTU Bengkayang memenuhi Standart Kontruksi Jembatan.

“Dengan adanya Pemanfaatan Fly Ash dari PLTU ini diharapkan dapat memberikan keyakinan dan kepercayaan diri bagi para pelaku industri kontruksi dan infrastruktur bahwa FABA dapat digunakan sebagai material substitusi ready mix yang mempunyai kekuatan, ketahanan dan tentunya mempunyai nilai ekonomi yang tinggi,” jelas Daniel.

Selain untuk proyek jembatan, sebanyak 48ribu ton FABA yang berasal dari PLTU juga dimanfaatkan sektor perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Tengah.

Regional Head salah satu perusahaan kelapa sawit di Pulang Pisau, Muhammad Nasir mengungkapkan pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman untuk memanfaatkan FABA PLTU Pulang Pisau sebagai bahan baku pengerasan jalan akses masuk ke areal perkebunan sawit miliknya.

“FABA menjadi solusi yang terbaik bagi kami untuk proyek pengerasan akses masuk ke perkebunan. Selain bahannya yang kuat dan kokoh, penggunaan FABA juga lebih ekonomis sehingga meningkatkan efisiensi operasional kami,” ujar Nasir.

Artikel Terkait

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Jakarta,TAMBANG,- Memaknai Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan infrastruktur energi. Hal ini semakin penting di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Komitmen dari Subholding Gas Pertamina diantaranta tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 yang mencapai

By Egenius Soda
Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2026. Pembukaan ajang dua tahunan ini dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (4/9). Pembukaan OlympiAR 2026 dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas. Tahun ini

By Egenius Soda