Pengamat Kritik Permen ESDM Anyar Yang Muluskan Kontrak PKP2B

Pengamat Kritik Permen ESDM Anyar Yang Muluskan Kontrak PKP2B

Jakarta, TAMBANG – Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies, Marwan Batubara menyampaikan kritiknya perihal regulasi anyar yang dinilai memuluskan  kontrak raksasa batu bara. Regulasi yang dimaksud ialah Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan dan Pelaporan, yang terbit pada awal Maret lalu.   Menurut Marwan, Permen tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 (UU Minerba). Sebab, salah satu ketentuan yang tercantum dalam Permen itu, tepatnya pada pasal 111, pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) akan otomatis mendapat perpanjangan kontrak dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).   Padahal, kata Marwan, dalam UU Minerba jika kontrak PKP2B berakhir, maka Pemerintah berwenang untuk tidak memberi perpanjangan. Tambang yang dikelola eks PKP2B harus dikembalikan kepada negara, yang dirubah menjadi Wilayah Pencadangan Negara (WPN).   Kemudian, Pemerintah mesti memberikan prioritas kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam proses lelang WPN tersebut.   “Melalui penerbitan Permen itu, Pemerintah tidak saja menggagalkan hak konstitusional BUMN, tetapi juga dengan sengaja menghilangkan proses tender WPN,” ungkap Marwan melalui keterangan resminya yang diterima tambag.co.id, Selasa (31/3).   Lebih lanjut, Permen No.7/2020 itu dinilai melanggar Pasal 83, Pasal 169 dan Pasal 171 UU Minerba. UU Minerba tidak mengenal adanya skema perpanjangan PKP2B secara otomatis.   Selain itu, sesuai tata urutan perundang-undangan, posisi Permen ESDM ini jauh lebih rendah dibanding posisi UU. Oleh sebab itu otomatis landasan perpanjangan otomatis batal demi hukum.   Adapun pasal 111 pada Permen ESDM yang dimaksud berbunyi, dalam rangka menjamin pelaksaanaan kegiatan usaha mineral dan batu bara serta iklim usaha yang kondusif, Menteri dapat menetapkan ketentuan lain bagi pemegang IUPK Operasi Produksi sebagai kelanjutan operasi PKP2B.   Diketahui, dalam kurun waktu lima tahun mendatang, terdapat tujuh PKP2B generasi pertama yang akan habis masa kontrak, mereka adalah PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Multi Harapan Utama, PT Kendilo Coal, PT Adaro Indonesia, PT Kideco Jaya Agung, dan PT Berau Coal.   “Aset batu bara yang saat ini dikuasai PKP2B generasi pertama adalah sebanyak 3,17 miliar ton berstatus cadangan, dan sebanyak 20,7 miliar ton berstatus sumberdaya,” pungkasnya.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin