Pamerkan Bus Euro V, Volvo Buses Rambah Lini Produksi Perakitan Lokal

Bus Euro 4 Volvo

Jakarta, TAMBANG PT Indotruck Utama (ITU), distributor tunggal Volvo Buses Indonesia memamerkan rangkaian produk lengkap Volvo Bus Euro V di Hotel Shangri-La Jakarta (19/12). Produk tersebut merupakan hasil rakitan dari PT National Assembler yang juga ditunjuk sebagai pabrik perakitan resmi Volvo Buses di Indonesia. 

“Ini momen bersejarah. Pembukaan pabrik perakitan lokal di Indonesia menunjukkan komitmen kuat kami terhadap pasar bus Indonesia dan dukungan kami terhadap arahan pemerintah daerah menuju sistem transportasi umum yang lebih hijau dan berkelanjutan dengan peningkatan standar emisi,” kata Direktur Volvo Buses Asia Pasifik Tengah, Mats Nilsson.

Matts menerangkan produk, layanan, dan operasi dari Volvo dapat menjadi solusi transportasi berkelanjutan dan akan memimpin ke arah itu.

“Di Volvo, kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal mendasar dalam menjalankan bisnis kami, dan peluncuran rangkaian produk Euro V kami di Indonesia merupakan sebuah kemajuan dalam perjalanan efisiensi energi kami,” katanya.

Ragam sasis Bus Euro V yang baru dirakit oleh pabrik PT National Assemblers seperti Volvo B11R dan Volvo B8R juga ikut dipamerkan. Sebelum itu, tim teknisi dari pabrik National Assemblers diterbangkan ke pabrik Volvo Buses di Boras, Swedia untuk menyelesaikan program transfer kompetensi dan pembelajaran selama seminggu.

Saat memulai perakitan di Indonesia, tim teknisi dari pabrik Volvo Buses Boras balik memantau dan mendukung kegiatan di lokasi produksi Jakarta, guna memastikan transfer kompetensi dan perakitan yang dilakukan sesuai dengan standar Volvo. “Kualitas adalah salah satu nilai inti Volvo, yang juga menjadi dasar dari semua yang kami lakukan di Grup Indomobil mulai dari desain, pembuatan, dan pengujian kendaraan kami, hingga servis, suku cadang, dan orang-orang, yang mendukung pelanggan dan mitra bisnis,” kata Presiden Indotruck Utama (ITU), Bambang Prijono.

Country Manager Volvo Buses Indonesia, Harry Iskandar menambahkan bahwa salah satu keuntungan yang bisa didapat melalui perakitan lokal yaitu mengurangi bea masuk yang diterapkan pada impor penuh.

“Tentu hal ini memungkinkan Volvo untuk menawarkan teknologi yang lebih bersih dengan cara yang lebih kompetitif,” kata Harry. 

Senada dengan hal tersebut, Chief Operating Officer PT Indotruck Utama, Eka Lovyan menyebut bahwa proses perakitan lokal bisa membuka kesempatan untuk memanfaatkan barang produksi lokal dalam mendukung produksi Volvo Bus di Indonesia. Sebagai informasi, Volvo Group telah mengoperasikan produk Euro V di pasar global selama lebih dari 17 tahun. Umumnya mesin dari Euro V mengonsumsi bahan bakar yang lebih rendah dibandingkan dengan unit Euro III, meskipun biaya total relatif sama karena kebutuhan cairan buang diesel AdBlue pada kendaraan. Akan tetapi, emisi CO2 menjadi berkurang karena adanya penurunan konsumsi terhadap bahan bakar. Selain itu, fitur standar seperti Electronic Stability Control (ESC) dan Electronic Braking System (EBS) yang dihadirkan dalam sasis juga diakui dan disambut baik oleh pasar

Artikel Terkait

PAMA dan IMM Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tihi-Tihi melalui Intensifikasi Budidaya Rumput Laut

PAMA dan IMM Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Tihi-Tihi melalui Intensifikasi Budidaya Rumput Laut

Jakarta, TAMBANG - PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Indominco Mandiri (IMM) memperkuat pemberdayaan masyarakat pesisir di Kampung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari, melalui program Intensifikasi Budidaya Rumput Laut. Program ini merupakan bagian dari komitmen kedua perusahaan dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal sekaligus membangun kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional.

By Rian Wahyuddin
PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

PPA-Adaro Bangun Masa Depan Tabalong Lebih Sehat dan Produktif Lewat Program Operasi Katarak Gratis

Jakarta, TAMBANG - PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama PT Adaro Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap program operasi katarak gratis bagi 131 masyarakat Tabalong. Program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT

By Rian Wahyuddin