Menteri ESDM: Batu Bara Dimusuhi tapi Bisa Jadi Sumber Energi 120 Tahun Kedepan

Menteri ESDM: Batu Bara Dimusuhi tapi Bisa Jadi Sumber Energi 120 Tahun Kedepan
Terminal batu bara Richard Bay. Sumber: www.rbct.co.za

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif menyampaikan saat ini batu bara menjadi komoditas tambang yang dimusuhi, selain karena sedang fokus memanfaatkan EBT, juga emisinya terlalu besar. Karena itu, sejumlah pemilik modal maupun bank tidak ada yang mau mendanai proyek-proyek PLTU.

“Sekarang yang dimusuhi batu bara. Batu  bara itu sumber emisi  yang besar, sulit ditangkap exhaust-nya, cost-nya besar. Makanya sekarang didiskriminasi, gak ada yang mau mendanai proyek-proyek pembangunan pembangkit batu bara lagi,” ungkap Arifin dalam acara The 11th Indonesia EBTKE ConEx 2023 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (12/7).

Meski begitu, cadangan batu bara RI, imbuh dia, bisa menjadi sumber energi hingga 120 tahun kedepan. Per tahun saja, produksi batu bara domestik rata-rata mencapai 650 juta metrik ton.

“Tapi kita masih banyak cadangan cukup besar. Dengan kapasitas produksi nasional 650 juta ton kita masih bisa hidup 120 tahun kalau mau memanfaatkan batu bara,” beber dia.

Arifin menyebut pemerintah tidak tergiur dengan potensi yang berasal dari energi fosil itu dan lebih memilih memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Potensi sumber EBT yang dimiliki RI mencapai 3.689 gigawatt (GW).

“Kita sudah memiliki peta dan lokasi di mana adanya geothermal, di mana adanya hydro, di mana adanya angin dan di mana adanya surya, di mana ada juga sumber  dari laut, arus bawah yang memang bisa dimanfaatkan untuk membangkitkan energi untuk bis akita manfaatkan,” jelas dia.

Untuk mempercepat proses transisi tersebut, pemerintah telah mengeluarkan beberapa kebijakan di antaranya melalui Peraturan Presiden RI Nomor 112 Tahun 2022 Tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Selain itu, pemerintah juga sedang merampungkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU EBT agar bisa segera disahkan.

“Kita memiliki kebijakan-kebijakan seperti perpres mengenai tarif. Saat ini sedang dilakukan prosess finalisasi pembahasan DIM untuk Rancangan UU EBT, intinya ini akan memudahkan usaha di bidang EBT, menjamin berbisnis dan juga bisa memanfaatkan sumber-sumber yang ada,” pungkasnya.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin