Mengalami Koreksi, HBA Maret Menyentuh USD84,49 Per Ton

Mengalami Koreksi, HBA Maret Menyentuh USD84,49 Per Ton

Jakarta,TAMBANG, Pemerintah kembali merilis Harga Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Maret 2020. Setelah mengalami penguatan sejak Oktober 2020, HBA bulan Maret mengalami koreksi sebesar USD3,3 per ton. Harga acuan ditetapkan di angka USD84,49 per ton.

Pelemahan harga salah satu sumber energi ini terkait dengan turunya konsumsi listrik di Tiongkok sehingga berdampak pada minimnya permintaan batu bara ke negara tersebut. “Setelah berakhirnya perayaan tahun baru imlek dan menjelang berakhirnya musim dingin, konsumsi listrik di pusat – pusat bisnis Tiongkok mulai lesu,” terang Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, Selasa (2/3).

Tidak hanya itu, penurunan konsumi listrik juga dibarengi dengan kebijakan untuk meningkatkan produksi batubara domestik di negara-negara yang menjadi tujuan ekspor. “Baik Pemerintah Tiongkok maupun India mendorong peningkatan produksi batu bara dalam negeri untuk mengimbangi kebijakan relaksasi impor batu bara kedua negara tersebut,” ungkap Agung.

Ini merupakan pelemahan pertama dalam lima bulan terakhir. Sejak Oktober 2020 harga batu bara menguat secara signifikan akibat tekanan kuat akibat pandemi Covid-19. Pada Oktober 2020 harga menyentuk USD51 per ton. Kemudian pada November 2020 kembali naik dan menyentuk USD55,71 per ton. Diakhir tahun harga batu bara menyentuh angkaUSD59,65 per ton. Lalu di Bulan Januari naik lagi sampai USD75,84 per ton dan Februari menyentuh USD97,79 per ton.

“Setelah hampir setengah tahun mengalami reli, HBA terjadi koreksi,” tandas Agung.

Untuk diketahui selain mempertimbangkan faktor permintaan dan pasokan. Perhitungan nilai HBA sendiri diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batu bara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda