Limbah B3: PLTU Batu Bara Diminta Ajukan Pengecualian

Limbah B3: PLTU Batu Bara Diminta Ajukan Pengecualian

Jakarta-TAMBANG. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) meminta pengelola PLTU batu bara untuk segera mengajukan uji toksikologi untuk menentukan apakah limbah fly ash dan bottom ash mereka termasuk kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) atau tidak. Hal itu untuk merespon terbitnya PP No.101/2014 yang diprotes pelaku usaha kelistrikan.

Deputi Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Limbah B3, dan Sampah, Muhammad Ilham Malik mengatakan, perusahaan harus mengajukan proposal kepada pemerintah untuk melakukan uji lapangan dan material yang ada. Apakah nanti fly ash dan bottom ash bisa digunakan untuk produk lain atau tidak, tergantung hasil uji.

“Karena tidak semua fly ash atau bottom ash di satu lokasi dengan lokasi lainnya sama sebab kadar batu baranya juga berbeda, proses pembakarannya pun tidak sama,” kata Ilham kepada Majalah TAMBANG, Selasa (17/3).

Menurut Ilham, dalam PP 101/2014, pemerintah mendorong kepada perusahaan listrik untuk melakukan pengelolaan limbah mereka dengan cara membuat landfill atau memanfaatkannya untuk kepentingan konstruksi. Jika kualitas fly ash dan bottom ash memang layak digunakan untuk bahan konstruksi, Ilham menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya tersebut.

“Terkadang pemanfaatan fly ash untuk dijadikan batako atau sejenisnya hanya akal-akalan saja padahal jika diteliti dengan benar, kandungan karbonnya masih banyak. Jika instalasi pembakarannya tidak sempurna maka itu tidak bisa dimanfaatkan lagi untuk bahan batako.”

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin