Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Padati Kampong Reklamasi Selinsing

Libur Lebaran, Ribuan Pengunjung Padati Kampong Reklamasi Selinsing
Jakarta, TAMBANG – Kampong Reklamasi Selinsing menjadi salah satu pilihan rekreasi masyarakat saat libur lebaran Idulfitri 1441 Hijriah. Kawasan lahan bekas tambang yang dikelola PT Timah Tbk bersama BUMDes Selinsing ini dikunjungi ribuan masyarakat. Lahan bekas tambang yang disulap menjadi kawasan edu eco tourism ini memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat. Pasalnya selama liburan lebaran ini jumlah pengunjung meningkat signifikan. Kampong Reklamasi Selingsing terletak di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Ketua BUMDes Selinsing, Diki Apriansyah mengatakan, selama dua hari mereka beroperasi di musim lebaran ini telah dikunjungi ribuan masyarakat. “Jumlah pengunjung selama dua hari ini kurang lebih 1000 orang dengan tiket terjual sebanyak 600 tiket,” kata Diki Apriansyah, Rabu (26/4). Kawasan wisata yang mengusung konsep agro edu tourism ini merupakan lahan bekas tambang yang disulap menjadi destinasi wisata yang menarik. Para pengunjung bisa melihat langsung pertanian, peternakan, perkebunan, dan bisa menikmati wisata air. Selama musim liburan ini, setiap harinya wisatawan yang berkunjung ke Kampoeng Reklamasi Selinsing bisa mencapai 50-100 orang, sedangkan pada saat akhir pekan pengunjung bisa mencapai sekitar 500 orang. “Rata-rata pengunjung sekitar 70 persen dari Kabupaten Belitung, dan aktivitas yang dilakukan bersantai bersama keluarga dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di Kampong Reklamasi Selinsing seperti Spot Photo, gazebo, dan wahana air,” jelasnya. Menurut Diki, adanya destinasi wisata itu sangat berdampak, baik bagi masyarakat lokal setempat maupun masyarakat dari kecamatan atau kabupaten lain yakni mereka memiliki pilihan baru untuk rekreasi dengan suasana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang memang menyajikan suasana alam terbuka. “Kampong Reklamasi sangat pas untuk moment-moment bersama keluarga sedangkan untuk BUMDes Mitra Jaya Selinsing sendiri yang jelas dampak dari momentum lebaran ini yaitu mampu meningkatkan pendapatan setelah satu bulan selama puasa bisa dipastikan tidak ada pemasukan selain tiket masuk,” terangnya. Kemudian mereka memastikan, bahwa keamanan pengunjung menjadi perhatian mereka, sehingga mereka selalu mengimbau agar pengunjung untuk berhati-hati jika sedang berwisata. Ia menerangkan, mereka menyiapkan sarana dan prasarana baik dari lingkungan sekitar seperti gazebo, spot photo, rumah adat, kantin, musala, toilet dan wahana air merupakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan cukup memadai. Bahkan, secara umum masyarakat sangat merespon dengan baik dari semua fasilitas yang ada saat ini. “Sebagai pihak pengelola kami memiliki beberapa masukan dari pengunjung untuk menyediakan sarana lain seperti membuka kantin apung dan ada sebagian pengunjung yang berharap untuk dibangunnya kolam renang khusus anak-anak,” tandasnya.

Artikel Terkait

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi. Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

By Rian Wahyuddin
Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin