Januari, ITM Habiskan Rp1 Miliar Lebih untuk Eksplorasi

Januari, ITM Habiskan Rp1 Miliar Lebih untuk Eksplorasi
Jakarta, TAMBANG – Eksplorasi merupakan kegiatan penting yang menentukan kelangsungan kegiatan pertambangan. Oleh karenanya meski telah memasuki fase produksi atau eksploitasi, eksplorasi tetap dilakukan perusahaan tambang.   PT Indo Tambangraya Megah,Tbk (ITM) melakukan kegiatan eksplorasi dua anak usahanya yakni PT Trubaindo Coal Mining dan PT Indominco Mandiri.   Kegiatan eksplorasi kali ini merupakan eksplorasi lanjutan berupa pemboran, dengan tujuan mendapatkan data-data tentang potensi sumber daya dan cadangan secara keseluruhan sebelum melakukan kegiatan penambangan (eksploitasi).   Dalam laporannya ke Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), kegiatan eksplorasi dilaksanakan Departemen Geologi dengan fokus pada aktivitas pemboran pre-production dan development dengan metode pemboran lubang terbuka (Open hole) dan pemboran inti (Coring) di masing–masing anak perusahaan.   Di PT. Trubaindo Coal Mining, pemboran dilakukan pada area North Block (NB), South Block 1 (SB1) dan South Block 2 (SB2) yang terletak di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten  Kutai Barat, Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilakukan perusahaan Kontraktor Pemboran PT. Geryndo, PT. Saribumi Prima Utama dan PT. Cosyindo.   Pada area South Block 2 (SB2) telah dilakukan kegiatan pemboran (pre-production) pada 24 lubang bor yang meliputi pemboran lubang terbuka sedalam 1,655 meter dan pemboran inti (coring) sedalam 210 meter. Untuk kepentingan analisa telah diambil sampel batu bara sebanyak  127 sampel dari pemboran pre-production. Untuk kegiatan ini perusahaan menghabiskan anggaran sebesar Rp 546,072, 368.   Sementara di PT. Indominco Mandiri dilakukan pemboran di Blok Barat dan Blok Timur di Kecamatan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Marang Kayu Kabupaten, Kutai Kartanegara dan Kecamatan Bontang Utara dan Selatan Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.   Kegiatan pemboran dilakukan internal dari tim pemboran Departemen Geologi.  Departemen ini  memiliki dua (2) unit pemboran Dando type 250 dan 210. Sepanjang Januari 2018, di Blok Barat tidak dilakukan kegiatan pemboran, sementara pada Blok Timur telah dilakukan pemboran infill (pre-production) sebanyak 14 lubang bor yang meliputi pemboran lubang terbuka sedalam 1,703 meter dan pemboran inti sedalam  97 meter .   Guna mendukung kegiatan pemboran telah dilakukan pengambilan sampel batubara sebanyak 138sampel yang didapat dari sampel pemboran infill dan pit serta di lakukan kegiatan geo-logging pada 14 lubang bor dengan total kedalaman 1,857 meter. Biaya yang dialokasikan perusahaan khusus di bulan Januari sebesar Rp.544,036,500.   Untuk diketahui, Eksplorasi adalah suatu rangkaian kegiatan yang meliputi survey pendahuluan, penyelidikan  geologi, geofisika dan penyelidikan dasar lainnya serta dilanjutkan dengan kegiatan pemboran guna mendapatkan data-data tentang potensi sumber daya dan cadangan secara keseluruhan sebelum melakukan kegiatan penambangan (eksploitasi).      

Artikel Terkait

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Sukses Dalam Pengeboran di Sumur Semberah-206, Elnusa Perkuat Rekam Jejak Operational Excellence di Bisnis Hulu

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa energi terintegrasi, PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA), kembali menunjukkan kapabilitas operational excellence pada layanan hulu migas. Kali ini perusahaan yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina sukses melaksanakan pengeboran Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara,

By Egenius Soda
DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin