Inovisi Gagal Akuisisi Tambang Batu Bara

Jakarta-TAMBANG. Kondisi pasar batu bara yang kurang kondusif membuat PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) terpaksa membatalkan rencana akuisisi salah satu tambang batu bara yang ada di Kalimantan.   Sekretaris Perusahaan PT Inovisi Infracom, Dria Sutomo mengatakan meski batal, rencana akuisisi itu akan dialihkan ke bisnis lainnya seperti mengakuisisi perusahaan properti, financial services, atau perusahaan minyak dan gas bumi di Kalimantan. Namun sayangnya, Dria belum bisa menjelaskan lebih detail terkait rencana pengalihan akuisisi itu.   “Yang jelas, kami sedang mengkaji beberapa pilihan itu, mana yang lebih menguntungkan dengan situasi ekonomi sekarang,” katanya seperti yang dikutip KONTAN, Minggu (13/9). Ia menambahkan, terkait rencana akuisisi tahun ini, Inovisi telah menyiapkan dana sekitar Rp 1,2 triliun.   Selain rencana akuisisi, saat ini Inovisi juga gencar membangun pembangkit listrik salah satunya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Pasaman, Batu Lunak, Sumatera Barat dan PLTA di Ciasem, Jabar.

Artikel Terkait

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

United Tractors Borong 5 Penghargaan Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards 2026

Jakarta, TAMBANG - PT United Tractors Tbk (UT) menerima 5 penghargaan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Awards (EPSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro di Semarang, Jawa Tengah. Penghargaan ini diberikan atas berbagai inisiatif UT dalam mendorong inovasi, menjaga lingkungan, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat. Adapun lima penghargaan yang

By Rian Wahyuddin
ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

ASPEBINDO Dorong Kolaborasi Percepat Pengembangan Bioenergi di Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Pengusaha Batubara dan Energi Indonesia (ASPEBINDO) mendorong penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengembangan bioenergi di Indonesia. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang mengemuka dalam Bioenergy Summit 2026 yang digelar ASPEBINDO, Rabu (26/8). Ketua Umum ASPEBINDO, Anggawira mengatakan, pengembangan energi terbarukan membutuhkan sinergi

By Rian Wahyuddin