Indonesia Pacu PLTS 100 GW, Prabowo Tekankan Kolaborasi Energi Bersih ASEAN

Indonesia Pacu PLTS 100 GW, Prabowo Tekankan Kolaborasi Energi Bersih ASEAN
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG - Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan tantangan perubahan iklim global, negara-negara ASEAN mulai menatap sumber energi bersih sebagai masa depan kawasan.

Hamparan sinar matahari di wilayah tropis, aliran sungai-sungai besar, hingga potensi angin di kawasan pesisir menjadi kekuatan baru yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bagi Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara, transisi menuju energi baru terbarukan bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah strategis untuk membangun ketahanan energi kawasan dan menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata.

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa subkawasan memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan energi baru terbarukan, mulai dari tenaga air, surya, angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi tersebut, merupakan salah satu modal utama dalam mendukung transisi energi di subkawasan.

"Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN," kata Presiden dalam pidatonya di di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) di Cebu, Filipina, dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (12/5).

Prabowo mendorong langkah konkret negara anggota forum untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan ASEAN. Beberapa langkah yang disoroti antara lain pengembangan tenaga air di Borneo (Kalimantan), perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.

Presiden Prabowo turut mencontohkan sejumlah langkah yang tengah dijalankan Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi surya. "Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah membangun (pembangkit listrik) tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar," ujar Presiden.

Sementara itu, usai mendampingi Presiden Prabowo dalam KTT BIMP-EAGA, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan konferensi ini mengesahkan dokumen BIMP-EAGA Vision (BEV) 2035, yang merupakan kerangka strategis yang diadopsi pada KTT ke-16 Mei 2025 untuk menjadikan kawasan Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Filipina lebih tangguh, inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif secara ekonomi Visi ini berfokus pada penguatan konektivitas, transformasi pariwisata, dan pembangunan ekonomi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, empat negara BIMP-EAGA juga membuat klaster-klaster yang berfokus pada sektor pembangunan tertentu, salah satunya ialah Power and Energy Infrastructure Cluster (PEIC), dimana Indonesia menjadi Ketua PEIC untuk periode 2022-2025, yang selanjutnya diketuai oleh Malaysia untuk periode 2026-2029.

"Hasil dari klaster ini meliputi proyek interkoneksi jaringan listrik, proyek energi terbarukan, elektrifikasi pedesaan, dan program efisiensi energi serta konservasi energi. Program ini akan memperkuat kolaborasi subregional, sehingga masyarakat di daerah remote area mampu mengakses energi dengan harga yang terjangkau untuk kesejahteraan yang lebih baik," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan bahwa Kementerian ESDM telah menjalankan sesuai dengan arahan Bapak Presiden dalam transisi energi, yaitu dengan meningkatkan bauran energi baru terbarukan; memanfaatkan sumber energi baru seperti hidrogen, nuklir, dan ammonia; melakukan elektrifikasi dengan kendaraan listrik (EV) dan kompor induksi; efisiensi energi; moratorium PLTU baru; serta dengan CCS/CCUS.

"Kita juga sedang mendorong pemanfaatan tenaga surya untuk menjadi PLTS 100 GW untuk mengurangi pemakaian fosil. Tentu ini memerlukan kolaborasi dari banyak pihak untuk menyelesaikan tugas tersebut," pungkas Bahlil.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin