Harum Energy Garap Eksplorasi dengan Dana Rp 735 Juta

Jakarta-TAMBANG. Kegiatan eksplorasi PT Mahakam Sumber Jaya, anak usaha PT Harum Energy, Tbk (HRUM), sepanjang bulan Maret 2015 telah menelan Rp 735 juta dari Rp 940 juta yang dianggarkan. Untuk tahun 2015 sendiri, Mahakam Sumber Jaya menyiapkan dana eksplorasi Rp 2,82 miliar, yang sejauh ini sudah terpakai Rp 2,15 miliar.

Eksplorasi batu bara itu dilakukan di Kecamatan Tenggarong Seberang dan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kegitan eksplorasi yang dilakukan pada bulan Maret 2015 yaitu melakukan pengeboran touch coring, untuk memastikan penyebaran, kemiringan batu bara, serta pengambilan sampel untuk analisa kualitas batu bara," demikian ditulis dalam laporan eksplorasi bulanan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/4).

Dalam kegiatan eksplorasi tersebut, pengeboran dilakukan di 22 titik pemboran dengan total kedalaman 1.515 meter, dan total kedalaman pencatatan geofisika 1.513 meter. Sehingga, sejak awal aktivitas pemboran eksplorasi pada November 2014 hingga Maret 2015, sudah tercatat 133 lubang dengan total kedalaman pencatatan geofisika 8.307,5 meter.

"Sesuai jadual, rencana pengeboran PT Mahakam Sumber Jaya telah selesai dilakukan. Untuk sementara, data pemboran yang telah ada akan dievaluasi," ungkap laporan tersebut.

Artikel Terkait

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Jakarta, TAMBANG – Penguatan industri hilir mineral Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi. Para ahli metalurgi nasional (metallurgist) dituntut naik kelas dari pengguna teknologi (technology user) menjadi pencipta dan penyedia teknologi (technology creator dan technology provider). Guru Besar Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zulfiadi Zulhan, mengatakan perubahan peran

By Rian Wahyuddin
PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin