Harum Energi Cetak Pendapatan USD 205 Juta, Aset Meningkat 38 Persen

Harum Energi Cetak Pendapatan USD 205 Juta, Aset Meningkat 38 Persen

Jakarta, TAMBANG – PT Harum Energi berhasil mencetak pendapatan sebesar USD 205,54 juta selama sembilan bulan terhitung sejak Januari sampai September 2021. Pendapatan positif ini diperoleh dari kontrak dengan pelanggan sebesar USD 194,93 juta dan dari pendapatan sewa sebesar USD 10,61 juta.

Berbarengan dengan kenaikan pendapatan ini, sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (3/11), jumlah aset Harum Energi juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada akhir kuartal III ini yakni sebesar 38,9 persen atau meningkat sekitar USD 194,1 juta.

Dengan kata lain, total aset Harum Energi mencapai USD 692.805.832 juta, lebih besar dari tahun sebelumnya yang mencapai USD 498.702.216 juta.

Peningkatan jumlah aset disebabkan oleh investasi pada entitas asosiasi yang naik sebesar USD 248,4 juta atau naik 100% dari posisi per tanggal 31 Desember 2020. Investasi bertambah pada PT Infei Metal Industry melalui entitas anak, PT Tanito Harum Nickel yang berinvestasi sebesar USD 68,6 juta pada bulan Februari 2021 dan sebesar USD 41,16 juta pada Juli 2021.

Penambahan investasi juga terjadi pada PT Nickel Mines Limited (NIC) sebesar USD 138,7 juta. Investasi pada NIC dicatat dengan metode ekuitas dan diakui sebagai investasi pada entitas asosiasi karena perseroan memperoleh pengaruh signifikan atas NIC pada bulan Mei 2021.

Harum Energi juga berhasil membukukan kenaikan laba periode berjalan sebesar USD 52.013.680 juta dibanding dengan tahun 2020 yang hanya mencapai USD 27.346.061 juta.

Perseroan komoditas batu bara ini juga sukses meningkatkan total penghasilan komprehensif berjalan sebesar USD 51.806.735 juta, dibanding dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai USD 26.835.232 juta.

Menurut manajemen perseroan, perubahan-perubahan tersebut merupakan bagian dari kegiatan usaha perseroan yang normal dan tidak memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perseroan pada tahun berjalan. 

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda