Genjot Hilirisasi, Pemerintah Bakal Larang Ekspor Bauksit dan Turunannya Tahun Depan

Ekspor Bauksit

Jakarta, TAMBANG – Meski sudah kalah oleh World Trade Organization (WTO) dalam hal gugatan ekspor bijih nikel, pemerintah akan mempertahankan kebijakan hilirisasi di dalam negeri. Bahkan cakupannya akan diperluas seperti pada bauksit.  

Artinya, dalam beberapa bulan ke depan pemerintah juga akan menghentikan ekspor bijih utama alumunium tersebut, menyusul nikel. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah di sektor pertambangan.

“Bauksit dan komoditas lainnya pada 10 Juni 2023 akan dilarang ekspor. Artinya tidak boleh diekspor dalam bentuk raw material,” kata Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kemendag, Muhammad Suaib Sulaiman, dalam The 1st Indonesia Minerals Mining Industry Conference-Expo 2022, Rabu (30/11).

Menurut dia, pada Juni tahun depan juga pemerintah akan menyetop ekspor 13 turunan dari bauksit ini. Hal ini menurutnya sudah sesuai dengan Undang-Undang Minerba nomor 3 tahun 2020.

“Ada 13 item itu tidak boleh lagi diekspor pada 10 Juni nanti kecuali ada kebijakan lain.  Bagaimana kesiapan dari pelaku usaha terkait dengan produk hilirnya,” ujar Suaib.

Ketigabelas komoditas tersebut yaitu Aluminium ores & concentrates, Aluminium oxide, other than artificial corundum, Aluminium alloys,unwrought aluminium, Extruded bars and rods non aluminium alloys, Aluminium, not alloyed, Unwrought aluminium dan lain-lain.

“Ini sudah sistem. Jam 00.00 10 Juni di sistem akan merah. Apabila teman-teman pengusaha mendapatkan rekomendasi dan melebihi 10 Juni mungkin harus dipertimbangkan. Tidak ada perpanjangan persetujuan ekspor apabila sudah mati,” ungkap dia.

Suaib kemudian menyebutkan bahwa sejak tahun 2012 hingga periode Januari-September 2022, Indonesia masih fokus pada ekspor komoditas washed bauksit dengan kode HS 2606.00.00.

Indonesia menempati urutan ke 3 dari 5 top negara eksportir washed bauksit di dunia yang mencapai 10,34 persen pada tahun 2021. Urutan pertama dipegang Guinea, kedua Autralia, keempat Brazil dan kelima Guyana.

Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022, Rabu (30/11), Presiden Jokowi dengan tegas akan melakukan hilirisasi sejumlah mineral termasuk bauksit dan timah meski bakal digugat lagi oleh WTO.

“Berkaitan dengan hilirisasi konsisten, harus kita lakukan. Hilir nikel sudah masuk nanti ke depan bauksit, timah, tembaga nanti masuk lagi bahan mentah kita semua,” tegas Jokowi.

Artikel Terkait

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Jakarta,TAMBANG,- Memaknai Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan infrastruktur energi. Hal ini semakin penting di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Komitmen dari Subholding Gas Pertamina diantaranta tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 yang mencapai

By Egenius Soda
Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2026. Pembukaan ajang dua tahunan ini dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (4/9). Pembukaan OlympiAR 2026 dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas. Tahun ini

By Egenius Soda