DPR Setujui Truk Angkutan Batu Bara Dilarang Melintasi Jalan Nasional Jambi

DPR Setujui Truk Angkutan Batu Bara Dilarang Melintasi Jalan Nasional Jambi
ilustrasi. Sumber Freepik
Jakarta, TAMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menyetujui pelarangan truk angkutan batu bara melintasi jalan nasional Provinsi Jambi. Hal tersebut tertuang dalam keputusan rapat Komisi V DPR dengan mitra kerja serta Gubernur Jambi, di Jakarta, Rabu (29/3). “Komisi V DPR RI meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri bersama Pemerintah Provinsi Jambi untuk menutup jalan nasional bagi angkutan pertambangan batu bara sesuai dengan peraturan perundangan,” demikian poin pertama kesimpulan rapat tersebut. Dalam poin kedua, Komisi V meminta Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) terkait persoalan ini. “Komisi V DPR RI meminta Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian dalam negeri dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dalam rangka melaksanakan poin satu dari kesimpulan rapat,” demikian poin kedua keputusan rapat ini. Diketahui, larangan ini imbas dari kemacetan hebat yang terjadi di jalan Sarolangun, Muara Tembesi, Batanghari, Jambi pada Rabu (1/3). Kemacetan hingga 20 jam ini menyebabkan ribuan kendaraan mengular, berhimpitan dengan truk-truk pengangkut batu bara. Gubernur Jambi, Al Haris menyebut sejak dulu truk batu bara sudah dilarang lewat jalan nasional ini. Para pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) diwajibkan untuk membangun jalan khusus angkutan batu bara sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2012 tentang Peraturan Pengangkutan Batubara Dalam Provinsi Jambi. “Terkait angkutan dalam batu bara di Jambi, kami laporkan bahwa dalam Perda 13 tahun 2012 sudah diamanahkan waktu itu pemegang IUP untuk membangun jalan khusus,” ujar Haris. Menurut dia para pemilik IUP saat itu sudah membuat konsorsium untuk membuat jalan khusus angkutan batu bara lintas Jambi. Pembangunan kemudian mengalami kendala lantaran harga batu bara masih rendah, padahal batas waktu pengerjaannya hingga tahun 2014. “Lalu mereka mulai membentuk konsorsium dan dimulailah rencana. Namun di tengah jalan, karena waktu itu harga batu bara tidak signifikan, akhirnya tidak jadi. Dalam Perda itu dibunyikan bahwa akhir 2014 jalan selesai,” imbuh dia. Dengan kondisi ini, pengusaha tambang akhirnya terpaksa memilih jalan umum untuk mengangkut hasil kerukannya hingga kepemimpinan Haris mulai berjalan yaitu pada tahun 2021. Di tahun ini juga jalanan mulai dipadati truk-truk batu bara karena harganya sudah mulai naik. “Selaku Gubernur Jambi yang ditunjuk Juli 2021, di saat harga batu bara mulai melambung, waktu itu tidak ada jalan pilihan lain, ketika tidak ada jalan khusus, maka pemilik izin memakai jalan nasional kita yang panjangnya 223 kilometer jumlahnya mendekati angka 13 ribu mobil,” bebernya. Untuk mengakali kemacetan ini, pihaknya sudah melakukan berbagai cara mulai dari mengoptimalkan transportasi sungai, membuka jalan alternatif, hingga memberikan nomor lambung kepada angkutan batu bara.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin