DPR RI Apresiasi Program CSR PTFI Di Bidang Kesehatan

DPR RI Apresiasi Program CSR PTFI Di Bidang Kesehatan
Jakarta,TAMBANG, Dalam rangkaian kunjungan kerja reses ke Kabupaten Mimika, Komisi IX DPR RI sempatkan diri meninjau Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM). Ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport Indonesia di bidang kesehatan di Timika. Kunungan tersebut dilakukan pada Jumat (14/04). Dikesempatan itu, Ketua Tim Komisi IX DPR Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi Freeport Indonesia yang sampai saat ini tetap konsisten menjalankan tanggungjawab sosial di bidang kesehatan. “Apresiasi untuk Freeport Indonesia yang dengan caranya selama puluhan tahun sejak tahun 1999 sampai sekarang terus memberikan dukungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Timika, dan pelayanan kesehatan gratis kepada warga 7 Suku yang berdomisili di sekitar wilayah perusahaan. Puluhan tahun saya melihat perjalanan rumah sakit ini ditopang oleh Freeport dan bagus menjadi contoh  bagi perusahaan lain,” ungkap Melkiades. Seperti diketahui, Melkiades pernah datang tahun 2005 ke Timika saat masih menjadi Staff Menteri ESDM. “Kunjungan saya ke Timika saat itu untuk me-review lima urusan di PT Freeport Indonesia termasuk CSR, salah satunya RSMM ini. Sampai saya datang lagi, rumah sakit ini masih stabil memberi pelayanan,” ujar Melkiades. Melkiades turut memuji kolaborasi yang baik yang dilakukan Freeport, YPMAK, BPJS, bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. “Kerjasama dengan RSUD Mimika sehingga layanan kesehatan di RSMM apabila membutuhkan rujukan, RSUD ternyata sudah berjalan dan ditopang oleh Pemda Mimika yang membayar iuran sehingga bisa dilayani melalui kerjasama dengan BPJS Kesehatan,” lanjut politisi Golkar asal NTT ini. Direktur RSMM, Dr. Johny Ribo Tandisau menyampaikan sejak tahun 2008 RSMM terakreditasi sebagai rumah sakit Type C. “Saat ini RSMM melayani pasien dengan kapasitas 160 tempat tidur pasien, 370 tenaga kerja medis yang terdiri dari 26 dokter umum dan spesialis, 185 perawat dan bidan, serta 159 tenaga  kesehatan medis dan non medis lainnya,” terangnya. Operasional RSMM saat ini dikelola oleh Yayasan Charitas Timika  dibawah pengawasan Keuskupan Timika. Pendirian RSMM adalah hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Mimika, Lembaga Pengembangan Masyarakat Irian Jaya (saat ini menjadi YPMAK), Keuskupan  Mimika (?), dan didukung penuh PTFI. RSMM mulai beroperasi pada tahun 1999. Saat itu inisiatif mendirikan RSMM karena belum ada rumah sakit di Kabupaten Mimika, ungkap Direktur RSMM.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Satukan Pemimpin Ketenagalistrikan ASEAN

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Satukan Pemimpin Ketenagalistrikan ASEAN

Jakarta, TAMBANG – Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 akan kembali digelar pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta. Mengusung tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”, kedua agenda yang digelar bersamaan ini akan mempertemukan pemerintah, regulator, perusahaan utilitas, investor, pelaku industri, hingga

By Rian Wahyuddin
Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Energy Week 2026 Soroti Peran Kolaborasi dalam Membangun Ekosistem Industri Masa Depan

Jakarta, TAMBANG - Kolaborasi lintas sektor dinilai semakin penting dalam membangun ekosistem industri energi masa depan. Perkembangan teknologi, diversifikasi sumber energi, hingga meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur digital membuat batas antarsektor industri semakin terbuka. Kondisi tersebut tercermin dalam penyelenggaraan IEE Series – Energy Week 2026 yang mempertemukan pelaku industri energi, teknologi, manufaktur, dan

By Rian Wahyuddin