Dorong Pemulihan Sumatera, Trakindo Salurkan Bantuan Tahap Lanjutan

Dorong Pemulihan Sumatera, Trakindo Salurkan Bantuan Tahap Lanjutan

Jakarta, TAMBANG – PT Trakindo Utama (Trakindo) sebagai penyedia solusi alat berat Caterpillar di Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap lanjutan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.

Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah dilakukan sebagai respons awal bencana. Mengedepankan sinergi lintas sektor, aksi ini senantiasa berupaya menjangkau masyarakat secara tepat, relevan, dan berdampak jangka panjang. 

Yulia Yasmina selaku Chief Administration Officer Trakindo menjelaskan, kolaborasi menjadi kunci utama dalam aksi kali ini untuk memastikan bantuan berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Sejalan dengan semangat Advancing You Forward, Trakindo percaya bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci agar bantuan kemanusiaan dapat berjalan lebih terarah dan berdampak. Sinergi antara dunia usaha, pelanggan, dan lembaga kemanusiaan memungkinkan kami untuk tidak hanya hadir di awal bencana, tetapi juga terus bergerak bersama masyarakat dalam proses pemulihan,” ujar Yulia dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (21/1).

Pada tahap lanjutan ini, Trakindo memperkuat kolaborasi bersama pelanggan, Grup Tiara Marga Trakindo (TMT), serta lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa, guna memastikan dukungan yang diberikan tidak berhenti pada fase darurat, tetapi berlanjut hingga mendukung proses pemulihan pascabencana. Seluruh inisiatif ini sejalan dengan pilar Bantuan Kemanusiaan dalam program Corporate Citizenship Trakindo, yang menempatkan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sebagai bagian integral dari tanggung jawab perusahaan.

Lebih lanjut, Yulia menjelaskan bahwa dukungan kali ini mencakup penyediaan logistik kebutuhan dasar berupa bantuan makanan, peralatan memasak, perlengkapan sekolah, kebutuhan bayi, hingga berbagai alat pendukung kebersihan dan kesehatan. “Selain memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, kami juga mendorong percepatan pemulihan melalui dukungan operasional di lapangan. Bersama pelanggan, kami juga mengerahkan unit alat berat guna membersihkan material sisa bencana sekaligus membuka kembali akses jalan yang sempat terputus. Langkah konkret ini sengaja kami arahkan untuk mengatasi hambatan geografis dan kerusakan infrastruktur yang selama ini menghambat mobilitas warga,” tambahnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan dinamika serta perkembangan situasi di lapangan, sehingga dukungan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Dalam pelaksanaannya, Trakindo bersama para mitra akan terus memantau kondisi wilayah terdampak bencana di Sumatra serta berkoordinasi secara berkelanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan efektif, sekaligus membuka peluang dukungan lanjutan apabila dibutuhkan.

“Bagi Trakindo, bantuan kemanusiaan bukan hanya tentang respons sesaat, tetapi tentang komitmen jangka panjang untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan. Kami akan terus berkoordinasi dengan para mitra dan memantau perkembangan di lapangan sebagai bagian dari tanggung jawab kami terhadap masyarakat dan Indonesia,” tutup Yulia.

Artikel Terkait

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Jakarta,TAMBANG,- Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) misalnya terus memperkuat upaya optimasi produksi migas melalui pelaksanaan program hydraulic fracturing pada sejumlah sumur di Wilayah Operasi Mutiara dan Pamaguan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program yang dilaksanakan sepanjang periode

By Egenius Soda
Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Jakarta,TAMBANG,- Eksplorasi disebut sebagai nadi bagi industri migas. Tanpa eksplorasi tidak akan ditemukan cadangan baru. Sebaliknya dengan eksplorasi ada kemungkinan untuk menemukan cadangan baru yang penting untuk ketahanan energi nasional. Namun harus diakui bahwa kegiatan eksplorasi punya risiko yang cukup tinggi. Padahal investasinya juga besar. Oleh karenanya sebagai bagian

By Egenius Soda