Cita Mineral Absen Eksplorasi 18 Bulan

Cita Mineral Absen Eksplorasi 18 Bulan

Jakarta – TAMBANG. PT Cita Mineral Investindo, Tbk (IDX: CITA) selama 18 bulan belakangan masih absen melakukan eksplorasi. Sebagai imbas dari pelarangan ekspor bauksit dalam rangka peningkatan nilai tambah mineral sejak Januari 2014, seluruh kegiatan eksplorasi anak usaha Cita Mineral memang dihentikan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Perseroan telah menyampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan & Bursa Efek Indonesia perihal penghentian seluruh aktivitas produksi dan penjualan bauksit, berdasarkan Surat Perseroan tanggal 20 Januari 2014,” demikian disampaikan dalam laporan rutin kepada BEI, Senin (10/8).

Sebelumnya, kegiatan eksplorasi dilakukan oleh anak usahanya, yaitu PT Harita Prima Abadi Mineral (HPAM) dan PT Karya Utama Tambangjaya (KUTJ), serta cucu usahanya. Fokusnya adalah untuk komoditas Bauksit, di wilayah Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Meski tak ada aktifitas, namun beban biaya eksplorasi tetap berjalan. Per bulan Juli 2015, total biaya eksplorasi yang dikeluarkan mencapai Rp 412,25 juta.

Artikel Terkait

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Bahlil Pastikan Pasokan BBM Aman, Pertamina Diminta Tambah Armada Perkuat Distribusi ke Daerah

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans) sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman. Pemerintah kini memusatkan perhatian pada perbaikan jalur distribusi ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. Hal itu disampaikan

By Rian Wahyuddin
PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

PAMA Perkuat Edukasi Gizi Keluarga untuk Dukung Tumbuh Kembang Balita di Jatinegara

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Ibu Balita bertema “Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Status Gizi Masyarakat melalui Pendekatan Keluarga” di Kelurahan Jatinegara, Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Peak

By Rian Wahyuddin