BIPI Kejar Target Produksi Melalui Anak Usaha

Jakarta-TAMBANG. Turunnya harga komoditas tambang dan minyak tak membuat PT Benakat Integra, Tbk (BIPI) pesimis meraup untung.   Tahun ini, untuk bisnis batu bara BIPI optimis bisa menaikan jumlah produksi dari tahun lalu. Melalui anak usahanya, PT Astrindo Mahakarya Indonesia produksi batu bara ditargetkan naik 37,14% menjadi 96 juta ton dari tahun sebelumnya yang hanya 70 juta ton. Produksi batu bara tersebut merupakan tersebut merupakan hasil produksi anak usaha Askrindo, PT Mitratama Perkasa dan PT Nusa Tambang Pratama.   Sementara untuk minyak, lewat anak usahanya PT Benakat Oil Grup kini tengah mengerjakan pengeboran dan pekerjaan ulang dari proyek kerjasama operasi (KSO) PT Pertamina EP dan PT Benakat Barat Petroleum di lapangan Benakat Barat. Target produksi bisa mencapai 1.625 barel per hari (bph).   Kendati demikian, Sekretaris Perusahaan Benakat Integra, Remanja Dyah Intansuri mengatakan meski target produksi naik tetapi manajemen perusahaan belum berani memasang target pendapatan lantaran masih terus melakukan review. “Kami yakin upaya menaikan target produksi bisa membuahkan hasil,” ungkapnya, pekan lalu (5/2).

Artikel Terkait

Kolaborasi PAMA–SMKN 3 Tuban Lahirkan Gerobak Sampah Listrik Ramah Lingkungan

Kolaborasi PAMA–SMKN 3 Tuban Lahirkan Gerobak Sampah Listrik Ramah Lingkungan

Tuban, TAMBANG – Kolaborasi PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dengan SMK Negeri 3 Tuban tidak hanya melahirkan budaya keselamatan di lingkungan sekolah, tetapi juga menghadirkan inovasi ramah lingkungan. Salah satunya adalah gerobak sampah bertenaga listrik yang dikembangkan bersama sebagai bagian dari program PAMA Safe School. Peluncuran gerobak sampah listrik dilakukan bersamaan dengan

By Rian Wahyuddin