Bahlil Siapkan Relaksasi Terukur Produksi Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga Global

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan menerapkan relaksasi terukur pada pengelolaan batu bara di tengah fluktuasi harga akibat dinamika geopolitik global.

Bahlil Siapkan Relaksasi Terukur Produksi Batu Bara di Tengah Lonjakan Harga Global
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan menyiapkan kebijakan relaksasi terukur dalam pengelolaan komoditas energi, termasuk batu bara, di tengah dinamika geopolitik global yang memicu fluktuasi harga.

Bahlil menjelaskan, ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan harga komoditas dunia. Kondisi tersebut, menurutnya, harus direspons dengan kebijakan yang seimbang agar seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, dapat memperoleh manfaat.

“Kita memperhatikan betul kecenderungan geopolitik, ketegangan di Timur Tengah dengan fluktuasi harga global. Maka idealnya pemerintah, pengusaha, atau rakyat berkepentingan untuk harga yang bagus. Produksi kita harus banyak supaya pengusaha untung, negara untung, dan rakyat juga mendapat dampak positif,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Komplek DPR RI, Senin (8/6).

Ia menegaskan, pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar global dan menyesuaikan kebijakan produksi sesuai kondisi harga batu bara. Jika harga berada pada level yang menguntungkan, pemerintah dapat mendorong peningkatan produksi.

Namun, ketika harga mulai mencapai titik jenuh, pemerintah akan melakukan penyesuaian kebijakan untuk menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar.

“Atas dasar itu, kita selalu mengikuti perkembangan dengan melakukan relaksasi yang terukur. Artinya, kalau harganya bagus kita meningkatkan produksi. Kalau harganya mulai mentok, kita juga akan membuat kebijakan agar supply and demand bisa kita jaga,” jelasnya.

Pemerintah menilai pendekatan fleksibel ini penting untuk menjaga stabilitas industri batu bara nasional, sekaligus memastikan penerimaan negara dan keberlanjutan usaha tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Artikel Terkait

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Maknai Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Jakarta,TAMBANG,- Memaknai Hari Pelanggan Nasional 2026, PT Pertamina Gas (Pertagas), meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas layanan dan keandalan infrastruktur energi. Hal ini semakin penting di tengah kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Komitmen dari Subholding Gas Pertamina diantaranta tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) Pertagas tahun 2026 yang mencapai

By Egenius Soda
Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Agincourt Resources Kembali Gelar OlympiAR 2026, Kompetisi Geosains Nasional bagi Mahasiswa

Jakarta,TAMBANG,- Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2026. Pembukaan ajang dua tahunan ini dilaksanakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jumat (4/9). Pembukaan OlympiAR 2026 dihadiri sekitar 500 mahasiswa dari berbagai universitas. Tahun ini

By Egenius Soda