Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang, PHE Bidik Migas Non Konvesional dan Potensi Laut Dalam

Amankan Pasokan Energi Jangka Panjang, PHE Bidik Migas Non Konvesional dan Potensi Laut Dalam

Jakarta,TAMBANG,-PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina menegaskan peran strategis sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) dalam menjaga ketahanan energi nasional. Di sisi lain PHE juga menopang transisi menuju energi rendah karbon. Di tengah peningkatan porsi energi baru terbarukan (EBT), migas dinilai masih menjadi sumber energi yang andal untuk menjamin stabilitas pasokan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Pengembangan & Produksi Pertamina Hulu Energi, Mery Luciawaty, menyampaikan bahwa strategi pengelolaan hulu migas ke depan harus berfokus pada produksi yang berkelanjutan melalui peningkatan cadangan migas.

“Transisi energi tidak bisa menghilangkan peran migas secara instan. PHE menjadi tulang punggung dalam menjaga ketahanan energi nasional, terutama pada fase transisi menuju Net Zero Emission,” terang Mery dalam Diskusi Panel Scope Upstream Excellence Forum. Diskusi ini mengusung tema "Potensi dan Tantangan Masa Depan Industri Hulu Migas dalam Mewujudkan Swasembada Energi di Jakarta, Selasa (27/1).

Dalam upaya mengamankan pasokan energi nasional serta mendukung peningkatan produksi dan cadangan migas nasional jangka panjang, PHE akan berfokus pada pengelolaan proyek laut dalam (deepwater) dan pengembangan lapangan Migas Non Konvensional (MNK). Pengembangan deepwater diproyeksikan menjadi new frontier industri hulu migas. Sementara itu, pengembangan MNK dipandang sebagai peluang strategis untuk menjaga kesinambungan produksi nasional dalam jangka panjang.

“Kami mendorong agar temuan eksplorasi dapat lebih cepat dikonversi menjadi proyek pengembangan yang ekonomis dan komersial, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap produksi dan cadangan nasional,” jelas Mery.

Sejalan dengan agenda transisi energi, PHE mengadopsi strategi pertumbuhan ganda (dual growth strategy), yakni memaksimalkan bisnis inti migas sekaligus membangun bisnis rendah karbon. Inisiatif yang dikembangkan antara lain CCS/CCUS, hidrogen geologi, serta program dekarbonisasi operasional.

“Pendekatan ini kami yakini mampu menjaga daya saing perusahaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap target penurunan emisi nasional,” ujar Mery.

Dengan penguatan kapabilitas organisasi, kepastian regulasi, serta sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis, PHE optimistis sektor hulu migas tetap menjadi penggerak penting ketahanan energi dan stabilitas ekonomi Indonesia di masa transisi.

Artikel Terkait

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Optimalkan Potensi Reservoir PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Berhasil Tambah Produksi Migas

Jakarta,TAMBANG,- Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) misalnya terus memperkuat upaya optimasi produksi migas melalui pelaksanaan program hydraulic fracturing pada sejumlah sumur di Wilayah Operasi Mutiara dan Pamaguan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program yang dilaksanakan sepanjang periode

By Egenius Soda
Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Perkuat Peran Strategis dalam Eksplorasi Energi, Elnusa Tingkatkan Kapabilitas Geoscience Berbasis Teknologi

Jakarta,TAMBANG,- Eksplorasi disebut sebagai nadi bagi industri migas. Tanpa eksplorasi tidak akan ditemukan cadangan baru. Sebaliknya dengan eksplorasi ada kemungkinan untuk menemukan cadangan baru yang penting untuk ketahanan energi nasional. Namun harus diakui bahwa kegiatan eksplorasi punya risiko yang cukup tinggi. Padahal investasinya juga besar. Oleh karenanya sebagai bagian

By Egenius Soda