Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Penyelesaian proyek ini ditandai dengan penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) antara AMMAN dengan mitra strategisnya, China Nonferrous Metal Industry's Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC). Kegiatannya dilaksanakan  di kantor pusat NFC di Beijing, Tiongkok, pada Sabtu (18/7) silam.

Penandatanganan PAC menandai selesainya seluruh pekerjaan konstruksi dan penyelesaian item-item punch list terkait komisioning yang menjadi bagian dari ruang lingkup kontrak.

Sesungguhnya smelter tembaga AMMAN telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Namun demikian penandatanganan kali ini tetap menjadi tonggak penting yang menegaskan bahwa smelter telah berhasil memenuhi seluruh uji jaminan kinerja (performance guarantee test) sebagaimana dipersyaratkan dalam kontrak dan secara resmi memasuki fase operasi jangka panjang.

Di kesempatan itu, Presiden Direktur AMMAN, Arief Sidarto, menegaskan penyelesaian proyek ini merupakan hasil dari dedikasi dan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan salah satu kompleks smelter tembaga dan pemurnian logam mulia terintegrasi paling canggih di dunia.

“Rampungnya proyek smelter ini merupakan pencapaian penting bagi AMMAN. Di baliknya terdapat kerja keras, ketangguhan, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh karyawan serta para mitra kami dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan dan komisioning. Beroperasinya smelter ini menegaskan komitmen kami untuk mendukung agenda hilirisasi nasional,”ungkap Arief.

Ia kemudian menambahkan, “Ke depan, kami berharap ekosistem kebijakan yang mendukung daya saing industri pengolahan dan pertambangan dalam negeri dapat terus diperkuat agar Indonesia mampu memaksimalkan manfaat hilirisasi dan tetap kompetitif di tengah dinamika global,”.

Sementara Chairman NFC, Liu Yu, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian proyek smelter AMMAN mencerminkan kuatnya kolaborasi internasional dalam mendukung pengembangan industri pengolahan mineral berskala besar dan bernilai tambah tinggi.

Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), smelter tembaga AMMAN dirancang untuk mengolah  hingga 900.000 metrik ton konsentrat per tahun yang berasal dari tambang Batu Hijau, dan, di masa depan, tambang Elang.

Kompleks terintegrasi ini akan memproduksi katoda tembaga berkualitas tinggi, emas, perak, asam sulfat, dan selenium yang menjadi bahan penting bagi berbagai sektor yang menopang pertumbuhan ekonomi dan transisi energi global. Kemudian dari energi terbarukan dan mobilitas listrik hingga teknologi digital serta manufaktur berteknologi tinggi, produk-produk tersebut akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan dunia yang terus meningkat akan mineral kritis.

Dengan mengintegrasikan teknologi pengolahan terkini dan sistem pengelolaan lingkungan kelas dunia, fasilitas ini dirancang untuk menghasilkan tingkat pemulihan logam yang optimal, efisiensi energi yang lebih tinggi, keandalan operasional yang kuat, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Pencapaian ini menandai dimulainya fase baru bagi AMMAN sebagai perusahaan yang terintegrasi dari kegiatan pertambangan hingga pengolahan mineral. Kehadiran smelter tersebut juga memperkuat ekosistem hilirisasi nasional dan meningkatkan nilai tambah mineral Indonesia di pasar global.

Sebagaimana diketahui, AMMN melalu PT Amman Mineral Nusa Tenggara (“AMNT”), perusahaan memiliki konsesi dan mengoperasikan tambang Batu Hijau. Ini merupakan tambang tembaga-emas terbesar kedua di Indonesia. AMNT juga mengolah bijih menjadi konsentrat, serta kegiatan eksplorasi di proyek Elang.

Fasilitas smelter dan Precious Metals Refinery (“PMR”) dikelola oleh anak perusahaan lainnya, PT Amman Mineral Industri (“AMIN”). Fasilitas smelter and PMR sudah beroperasi, dan AMMAN menjadi bisnis pertambangan hingga peleburan yang terintegrasi penuh yang berlokasi strategis di dekat kawasan pasar utama di Asia.

Perusahaan juga berkomitmen untuk menjadi perusahaan tambang terdepan yang mengutamakan praktik berkelanjutan dan menciptakan warisan yang terbaik bagi Indonesia.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG – Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin