Aden Indonesia Optimistis Catat Kinerja Positif pada 2026
PT Andalan Duta Eka Nusantara (Aden Indonesia) optimis bisa mencatatkan kinerja bisnis yang memuaskan di 2026.
Jakarta, TAMBANG - Perusahaan penyedia integrated facility management, PT Andalan Duta Eka Nusantara (Aden Indonesia) optimis bisa mencatatkan kinerja bisnis yang memuaskan di 2026.
Head of Business Development Aden Indonesia, Indira Anindita menyampaikan bahwa optimisme tersebut terlihat dari sejumlah penambahan project baru telah dibukukan di quartal pertama 2026. Apalagi di 2025, Aden Indonesia berhasil membukukan pendapatan bersih (nett revenue) yang meningkat 90% dibandingkan tahun fiskal 2024.
“Sebagai bagian dari Aden Group, perusahaan Euro-Asia yang menyediakan solusi komprehensif untuk mendorong dekarbonisasi, peningkatan produktivitas, serta transisi energi berkelanjutan, Aden Indonesia terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi manajemen fasilitas yang andal bagi para mitra bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia. Di 2026 ini, Aden Indonesia dipercaya untuk menangani sejumlah project site baru, terutama di remote area,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/4).
Dengan mengusung komitmen one-stop solutions, Aden Indonesia menjanjikan layanan facility management yang komprehensif dan dukungan supply chain yang bisa diandalkan, bahkan untuk area yang sulit terjangkau di Indonesia.
“Hingga saat ini, Aden Indonesia menyediakan layanan facility management seperti remote camp management, technical asset (TAM) management, housekeeping, general cleaning, catering, security, waste management dan lainnya di lebih dari 28 provinsi dengan dukungan lebih dari 2,500 karyawan,” imbuhnya.
Sebagai mitra kerja di lebih dari 40 project site, Aden Indonesia memastikan layanan terbaik terus diberikan. Sebagai contoh komitmen, selama 14 tahun hadir di Indonesia dan menyediakan lebih dari 75 ribu makanan per hari, perusahaan tidak pernah mengalami masalah dalam penyediaan makanan bahkan di remote area sekalipun.
Lini Supply chain menjadi salah satu kekuatan Aden Indonesia. Dengan memprioritaskan kemitraan dengan pemimpin industri makanan, Aden mampu memastikan rantai pasok yang stabil, transparan, dan efisien secara biaya. Tidak hanya itu, ekosistem lokal pun menjadi prioritas perusahaan.
“Supply chain Aden Indonesia didukung oleh ekosistem lokal untuk memastikan efisiensi tetapi juga sebagai bagian tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar. Hinggga saat ini, penyediaan pasokan dari lingkungan lokal sekitar remote area sebesar 40%,” bebernya.
Selain itu, Aden Indonesia menghadirkan digital platform untuk operasional maupun sistem report untuk memastikan optimalisasi kerja. “Digitalisasi memungkinkan mitra bisnis Aden Indonesia memperoleh pelaporan yang transparan, optimalisasi pemanfaatan aset, serta pengendalian risiko usaha dan lingkungan secara lebih efektif,” jelas Indira.