76 Tabung LPG 3Kg Bersubsidi Disalahgunakan

76 Tabung LPG 3Kg Bersubsidi Disalahgunakan
Semarang, TAMBANG – Tim Monitoring Pengunaan LPG 3 Kg kembali menemukan 78 tabung LPG 3 Kg yang dipergunakan oleh Industri makanan skala menengah di Kabupaten Semarang, saat Inspeksi di lima lokasi usaha. Dari 78 tabung tersebut, 76 tabung diantaranya berhasil ditarik oleh Tim Monitoring dan ditukarkan oleh 38 tabung 5,5 kg non subsidi pada Senin (22/10).   Dalam Inspeksi yang dilakukan oleh tim monitoring LPG 3 KG (Polres Semarang, Disperindag Kabupaten Semarang, dan Hiswana Migas), Disperindag memberikan himbauan tentang peruntukan LPG 3kg, dan mengajak para pelaku usaha untuk melakukan penukaran tabung ke tabung nonsubsidi.   “Kami berharap, sidak ini dapat berjalan secara rutin setiap bulannya agar memberikan efek jera bagi masyarakat mampu agar tidak menggunakan LPG bersubsidi. Sehingga saluran distribusi LPG 3 Kg dapat terjaga dengan baik,” ujar Ibu Witri Relawati, Kepala Seksi Pengawasan Perdagangan Disperindag Kabupaten Semarang, dalam keterangan resminya, Rabu (24/10).   Senada dengan Disperindag, Aiptu Sapto Hermawan, Kanit 2 Sat Intelkam Polres Semarang mengungkapkan bahwa dirinya mengapresiasi kegiatan ini dan memerintahkan timnya untuk rutin memantau pengunaan LPG tepat sasaran.   Lokasi usaha yang dikunjungi saat inspeksi adalah dua usaha catering dan tiga Rumah makan di wilayah Ungaran dan Bawen yang seharusnya sudah menggunakan LPG Non Subsidi. Pelaku usaha yang menggunakan LPG 3 kg adalah Sop Ayam Pak Min Klaten tujuh tabung, Catering Kusuma Sari 25 tabung, Catering Kartika 10 tabung, RM.  Padang Putri Minang tujuh tabung dan RM. Bebek Pak Eko 29 tabung.   Dalam sidak ini, Pertamina memberikan trade in (tukar tabung) dengan LPG 5,5 Kg secara gratis. Pertamina memberikan secara gratis satu tabung LPG 5,5 kg dengan menukarkan dua tabung LPG 3 kg. Dalam kegiatan sidak ini, Pertamina sudah memberikan 38 tabung LPG 5,5 Kg dengan menukar 76 tabung LPG 3 Kg yang ditemukan di kelima lokasi tersebut.   Unit Manager Communication and CSR MOR IV, Andar titi lestari menyampaikan bahwa dari kegiatan ini, Kabupaten Semarang mendapat potensi penghematan Kuota LPG Bersubsidi selama sebulan sejumlah 375 tabung LPG 3 Kg untuk kuota Kabupaten Semarang.   “Kami kembali meminta kesadaran para pelaku usaha dan rumah tangga menengah untuk menggunakan LPG Non Subsidi, agar kuota LPG 3 Kg Bersubsidi dapat tepat digunakan sesuai peruntukannya yaitu Rumah Tangga Kategori Miskin dan UMKM,” tutup Andar.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin