Bidik Industri Konstruksi, Trakindo Luncurkan Excavator CAT 320D2 GC

Bidik Industri Konstruksi, Trakindo Luncurkan Excavator CAT 320D2 GC
PT Trakindo Utama (Trakindo) penyedia solusi alat berat Caterpillar kembali memperkenalkan produk ekskavator hidrolik kelas 20 ton terbarunya, yakni CAT 320D2 GC. Peluncuran produk terbarunya ini sebagai terobosan dan keseriusan Trakindo dalam membidik sektor konstruksi. Upaya Trakindo ini sekaligus untuk berkontribusi terhadap kemajuan industri konstruksi di Indonesia. Keseriusan Trakindo pada sektor konstruksi bukan tanpa alasan. Berdasarkan data yang dimiliki, tren permintaan excavator untuk sektor konstruksi dengan kapasitas 20 ton tiga tahun terakhir ini semakin meningkat (2013 = 45%, 2014 = 51% dan pada tahun 2015 = 57 %). Sementara untuk sektor lain seperti pertambangan, kehutanan dan pertanian semakin menurun dari tahun 2013 hingga 2015. “Berbekal pengalaman selama 45 tahun, Trakindo berkomitmen memberikan solusi alat berat yang menyeluruh dalam mendukung program pemerintah, salah satunya melalui peluncuran produk terbaru CAT 320D2 GC yang tepat untuk berbagai pekerjaan di industri konstruksi,” terang Ivanlie, Construction Marketing General Manager PT Trakindo Utama di Serpong, Kamis (21/4). CAT 320D2 GC melengkapi rangkaian hydraulic excavator 20 ton yang ditawarkan Trakindo. Mengusung mesin C4.4 ACERT yang memenuhi standar emisi setara EPA Tier 3 AS/Stage IIIA UE dan China III Non-road dan dikombinasikan dengan sistem hidraulik yang efisien, produk ini menawarkan kinerja yang handal dengan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah hingga 17% dibandingkan CAT 320D2. Berdasarkan uji coba yang sudah dilakukan Trakindo di Indonesia, konsumsi rata-rata bahan bakar CAT 320D2 GC tidak melebihi 18 liter/jam pada pemakaian tahun pertama. Jika konsumsi rata-rata bahan bakar melebihi 18 liter/jam, maka pelanggan dapat mengklaim kelebihan bahan bakarnya ke Trakindo dan akan diganti dalam bentuk voucher suku cadang. CAT 320D2 GC dilengkapi dengan Equipment Management Solutions (EMSolutions) yang didukung dengan Product Link/Vision Link. Teknologi ini disebut-sebut mampu memberikan informasi harian tentang kondisi unit CAT 320D2 GC, mulai dari jam kerja alat, pelacakan lokasi, dan konsumsi bahan bakar. “Dengan begitu, pelanggan akan mendapatkan laporan mengenai kondisi dari unit tersebut setiap bulannya. Hal ini memungkinkan dilakukannya deteksi dini sehingga perawatan dapat dikerjakan sebelum terjadi kerusakan,” kata Ivanlie.  

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin