10 Perusahaan Batu Bara Teken Amandemen Kontrak

10 Perusahaan Batu Bara Teken Amandemen Kontrak
Jakarta-TAMBANG. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali melakukan penandatanganan amademen kontrak bersama sepuluh perusahaan batu bara (PKP2B). Ke sepuluh perusahaan itu terdiri dari satu PKP2B generasi I dan 9 PKP2B generasi II.   Direktur Jenderal Minerba, Bambang Gatot Ariyono mengatakan semua perusahaan yang menyepakati amandemen ini sudah dalam tahap produksi. Mereka menyusul keberhasilan amandemen kontrak yang sebelumnya sudah dilakukan oleh satu perusahaan mineral, PT Vale Indonesia.   “Sesuai dengan pasal 169 UU Minerba, kontrak mereka masih berlaku sampai jangka waktu tertentu. Semua ketentuan harus disesuaikan dengan undang-undang kecuali penerimaan negara,” kata Bambang dalam pemaranya di kantor Ditjen Minerba, Rabu (5/8).   Menurut Bambang dalam kontrak yang disepakati terdapat 22 pasal yang diamandemen dari total 31 pasal yang ada. Amandemen terkait dengan penghapusan dan penyesuaian pasal. Ia menekankan bahwa dari amandemen tersebut, negara akan mendapatkan tambahan penerimaan negara 6%-9%.   Sementara itu, Menteri ESDM Sudirman Said berharap setelah amandemen kontrak ini, perusahaan batu bara semakin mampu memberikan kontribusinya bagi negara. Meskipun harga batu bara sedang lesu, Sudirman optimis industri batu bara nasional akan bangkit terlebih bila bersinergi dengan program kelistrikan.   “Program kelistrikan akan memperkuat basis pasar kita sehingga Indonesia tidak perlu lagi tergantung dengan pasar luar negeri,” ujar Sudirman. Penandatangan PKB2B Berikut daftar 10 perusahaan PKP2B yang meneken amandemen pada hari ini:  
No. Perusahaan Provinsi Kabupaten/Kota Tahap
1. Indominco Mandiri Kaltim Kutai Timur, Kutai Kertanegara, Kota Bontang Operasi Produksi
2. Jorong Barutama Greston Kalsel Tanah Laut Operasi Produksi
3. Trubaindo Coal Mining Kaltim Kutai Barat Operasi Produksi
4. Antang Gunung Meratus Kalsel Hulu Sungai Selatan Operasi Produksi
5. Bahari Cakrawala Kalsel Kotabaru Operasi Produksi
6. Borneo Indobara Kalsel Tanah Bambu Operasi Produksi
7. Gunung Bayan Pratama Coal Kaltim Kutai Barat, Kutai Kertanegara Operasi Produksi
8. Kartika Selabumi Mining Kaltim Kutai Kertanegara Operasi Produksi
9. Mandiri Intiperkasa Kaltim Nunukan, Tana Tidung Operasi Produksi
10. Indexim Coalindo Kaltim Kutai Timur Operasi Produksi

Artikel Terkait

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

PT TIMAH Buka Suara soal Demo di Belitung Timur, Minta Kondusivitas Tetap Terjaga

Jakarta, TAMBANG – PT TIMAH Tbk buka suara terkait aksi demonstrasi warga di depan kantor perusahaan di Kabupaten Belitung Timur yang berujung bentrokan. Perseroan menyatakan menghormati aspirasi masyarakat dan berharap situasi tetap kondusif. Corporate Secretary PT TIMAH (Persero) Tbk, Ruddy Nursalam, menyampaikan bahwa perusahaan memahami aktivitas pertambangan timah memiliki keterkaitan yang

By Rian Wahyuddin
Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Demo Penambang Timah di Belitung Berujung Bentrok, Bambang Patijaya Dorong Perpres Segera Terbit

Jakarta, TAMBANG - Aksi demonstrasi masyarakat penambang di Kantor PT TIMAH di Kabupaten Belitung Timur menjadi sorotan. Di tengah meningkatnya tuntutan agar pembelian bijih timah masyarakat kembali dibuka, Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya meminta seluruh pihak menahan diri dan menjaga kondusivitas, sembari memastikan pemerintah tengah mempercepat penerbitan Peraturan Presiden

By Rian Wahyuddin
Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Survei Kepuasan Stakeholder Meningkat, Pertamina NRE Perkuat Komitmen Wujudkan Transisi Energi Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Di tengah semakin besarnya peran energi baru dan terbarukan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, membangun teknologi dan infrastruktur saja tidak cukup. Bagi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kepercayaan dari para pemangku kepentingan menjadi modal yang sama pentingnya untuk memastikan setiap langkah transformasi berjalan dengan baik. Kepercayaan

By Egenius Soda
Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Dukung IMERC 2026, MSA Indonesia Perkuat Kolaborasi Keselamatan di Industri Pertambangan

Jakarta,TAMBANG,- Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di industri pertambangan terus mendapat perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang mempertemukan 24 Emergency Response Team (ERT) dari berbagai perusahaan pertambangan dan industri di Indonesia serta Australia. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar

By Egenius Soda