ZF Tawarkan Inovasi Industri Otomotif, Sukses Raih Pertumbuhan 9%

Stuttgart, Jerman - TAMBANG. Sepanjang tahun 2014, ZF Friedrichshafen AG mencatatkan pertumbuhan penjualan hingga 9%, dengan nilai transaksi total 18, 4 miliar Euro. Ini merupakan prestasi tersendiri, di atas rata-rata capaian untuk industri otomotif.

Di saat yang sama, ZF juga membuktikan kemampuan mencetak laba lebih besar. Pendapatan kotor sebelum bunga dan pajak (EBITDA) melambung lebih dari sepertiga pemasukan tahun lalu, sehingga menyentuh angka 1, 1 miliar Euro.

"Tahun 2014 kembali diwarnai dengan tren pasar yang heterogen," ujar CEO ZF, Stefan Sommer, saat menyampaikan laporan keuangan, di Stuttgart, Maret 2015.

Hasil yang sesuai target itu diakui Sommer sebagai sesuatu yang menggembirakan dan patut disyukuri. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada para pekerja dan karyawan yang telah berkontribusi dengan komitmen luar biasa, untuk mencapai kesuksesan ini.

Menurutnya, penggerak utama pertumbuhan bisnis ZF adalah sistem poros dan transmisi otomatis mobil penumpang. Sementara pasar untuk kendaraan komersial dan mesin off-road diakuinya masih mengalami kelesuan.

"Transmisi otomatis 8-kecepatan, dengan genenrasi keduanya yang baru kami luncurkan tahun lalu, menjadi yang terpopuler di kalangan pelanggan," papar Sommer.

Secara khusus, kawasan Asia Pasifik menjadi penyumbang terbesar kedua bagi ZF, dengan jumlah pendapatan 3,6 miliar Euro. Sementara di posisi pertama dengan selisih tipis adalah kawasan Amerika Utara, yang menyumbang 3,7 miliar Euro.

Sebagai respon dari permintaan pasar yang meminati produk-produk ZF, investasi sebesar 1 miliar Euro pun kembali digelontorkan pada tahun 2014. Modal tambahan itu disuntikkan dalam bentuk pembangunan properti, pabrik, serta peralatan.

"Pelanggan membutuhkan kehadiran kami langsung di site, karenanya perusahaan terus mengembangkan jaringan pelayanan produksi dan riset," jelas Sommer.

Untuk riset dan pengembangan sendiri, ZF tahun lalu telah menghabiskan dana 891 juta Euro. Tak heran bila perusahaan pemegang 860 aplikasi paten ini kembali dinobatkan menjadi salah satu dari 10 besar inovator di Jerman.

Rasio ekuitas Grup ZF sendiri hingga akhir tahun 2014 relatif konstan pada angka 34%. Sementara posisi laba naik 37% menjadi 1,4 miliar Euro.

"Fokus kami pada efisiensi dan peningkatan portofolio tercermin pada perkembangan positif indikator finansial tersebut. Artinya, kami sudah berada pada jalur yang benar," Konstantin Sauer, CFO ZF, menambahkan.

Sauer pun merujuk pada rencana akuisisi TRW Automotive, yang sejauh ini berjalan lancar dengan posisi keuangan yang kokoh itu. Pada saat kesepakatan akuisisi TRW ditandatangani, ZF pun sebenarnya sudah mendapat jaminan pendanaan bank sebesar 12,5 miliar Euro.

Artikel Terkait

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, TAMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengisi posisi Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian

By Rian Wahyuddin
Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Jakarta, TAMBANG – Penguatan industri hilir mineral Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi. Para ahli metalurgi nasional (metallurgist) dituntut naik kelas dari pengguna teknologi (technology user) menjadi pencipta dan penyedia teknologi (technology creator dan technology provider). Guru Besar Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zulfiadi Zulhan, mengatakan perubahan peran

By Rian Wahyuddin
PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin