Vale dan H2 Green Steel Mulai Studi Kelayakan Pabrik Baja Rendah Karbon Di Brasil

Vale dan H2 Green Steel Mulai Studi Kelayakan Pabrik Baja Rendah Karbon Di Brasil
Nova Lima, Minas Gerais (MG), Brasil, 05/10/202 Briquete verde. Foto: Valdirene Resende Nova Lima, Minas Gerais (MG), Brazil, 10/05/2021 - Green briquet. Photo: Valdirene Resende

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang papan atas, Vale menggandeng H2 Green Steel dalam rencana membangun pusat industri ramah lingkungan di Brasil dan Amerika Utara. Kedua perusahaan ini nantinya secara bersama-sama akan melakukan studi kelayakan untuk pengembangan industri baja berkelanjutan. Nantinya H2 Green Steel sedang menjajaki produksi produk rantai nilai baja rendah karbon, seperti hidrogen hijau dan besi briket panas (HBI). Briket yang digunakan berasal dari briket bijih besi yang diproduksi oleh Vale sebagai bahan umpan dan listrik terbarukan sebagai sumber energi.

“Melalui kemitraan ini, Vale mengambil langkah pertamanya menuju pasar hidrogen ramah lingkungan,” terang presiden Vale, Eduardo Bartolomeo. Ia menambahkan, “Inisiatif ini memperkuat peran Vale sebagai pendorong industrialisasi baru di Brasil, yang akan didasarkan pada industri rendah karbon, memenuhi panggilan kami sebagai jangkar pembangunan regional, seperti yang selalu kami lakukan sepanjang sejarah kami.”ucap Eduardo.

H2 Green Steel adalah startup industri Swedia yang didirikan pada tahun 2020 dan telah memulai pembangunan pabrik baja skala besar pertamanya di Boden, Swedia. Di pabrik ini, energi yang digunakan adalah hidrogen yang ramah lingkungan. “Kami mengumumkan di awal perjalanan kami bahwa kami ingin menjelajahi wilayah lain di mana kami dapat mempercepat dekarbonisasi rantai nilai baja. Baik Brasil maupun sebagian Amerika Utara memiliki potensi besar karena akses terhadap sumber energi terbarukan dan bijih besi berkualitas tinggi. Dengan kemauan politik untuk mendukung proyek dekarbonisasi dan ini merupakan peluang besar bagi kami untuk menjajaki kemitraan kami dengan Vale di luar pasokan pelet ke pabrik andalan kami di Boden,” ujar Kajsa Ryttberg-Wallgren, EVP Pertumbuhan dan Bisnis Hidrogen H2 Green Steel.

Di pusat industri ramah lingkungan, Vale diharapkan membangun dan mengoperasikan pabrik briket, yang akan memasok reaktor reduksi langsung untuk produksi HBI dan logam lainnya. Jumlah hub industri yang akan dibangun, lokasi dan kapasitas produksinya akan ditentukan berdasarkan studi kelayakan yang akan dikembangkan bersama oleh kedua perusahaan.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin