Toba Bara Yakin Bisa Pertahankan Kinerja Meski Royalti Naik

Toba Bara Yakin Bisa Pertahankan Kinerja Meski Royalti Naik
Foto: dokumentasi Bisnis Indonesia

Jakarta-TAMBANG. Salah satu perusahaan tambang batu bara yang memegang lisensi IUP, PT Toba Bara Tbk tetap yakin akan bisa bertahan apabila pemerintah tetap menaikkan tarif royalti. Direktur Keuangan Toba Bara, Pandu Sjahrir mengatakan, saat ini perusahaannya beruntung karena sudah mencapai nilai ekonomis yang cukup untuk memastikan keberlanjutan perusahaan.

Namun ia tak menampik bila kemungkinan perusahaan akan melakukan efisiensi karena ongkos produksi bertambah. Aksi koorporasi ini akan berpengaruh pada pengembalian keuntungan ke pemegang saham karena margin yang berkurang. Target produksi pun akan berkurang dengan sendirinya karena efisiensi juga dilakukan di sektor jasa penunjang.

“Tahun lalu produksi kami hampir delapan juta ton. Bila ada kenaikan royalti tentu akan lebih rendah dari itu tapi saya belum bisa sebut berapa levelnya,” kata Pandu di Jakarta, Senin (2/3).

Namun kata Pandu, sebaiknya pemerintah berkomunikasi kembali dengan pelaku usaha sebelum benar-benar memutuskan akan menaikkan royalti. Ia berharap masih ada kesepakatan yang bisa diterima bersama antara kedua pihak untuk menjaga industri batu bara nasional agar tetap berjalan.

Sebagai informasi, Toba Bara saat ini memiliki tiga anak usaha yang terdiri dari PT Adimitra Baratama Nusantara (2.990 hektare), PT Indomining (683 hektare), dan PT Trisensa Mineral Utama (3.414 hektare). Rata-rata kandungan batu bara perusahaan itu mencapai 5.500 Kkal/Kg yang tersebar di wilayah Samarinda, Kutai Kertanegara, Loa Janan, Muara Jawa, hingga Sanga-Sanga.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda