Tiga Kementerian Buat SKB untuk Pelabuhan Batu Bara

Tiga Kementerian Buat SKB untuk Pelabuhan Batu Bara

Jakarta-TAMBANG. Tiga lembaga negara yang terdiri dari Ditjen Mineral dan Batubara bersama, Kementerian Perhubungan, serta Ditjen Bea dan Cukai tengah melakukan pembahasan terkait penetapan pelabuhan khusus ekspor batu bara.

Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Tjahjono mengatakan, pertemuan yang dilakukan Rabu kemarin (7/1) membahas soal payung hukum dari rencana penetapan pelabuhan ekspor khusus batu bara.

“Masih dalam tahap awal. Khususnya menyangkut payung hukum. Misalnya perlu tidaknya adanya Surat Keputusan Bersama 3 Menteri,” kata Bambang, Kamis (8/1).

Menurutnya, kementerian terkait yang menyangkut penetapan pelabuhan khusus tersebut adalah Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM. Namun, perkara jumlah pelabuhan masih belum final dan masih dalam pembicaraan.

Sebelumnya, ESDM mengusulkan 14 pelabuhan untuk ditetapkan sebagai pelabuhan khusus ekspor batu bara. Bahkan, ada satu pelabuhan milik perusahaan berlisensi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang dinilai layak untuk didorong menjadi pelabuhan khusus ekspor komoditas itu.

Bambang mengakui, memang ada usulan perusahaan yang ingin pelabuhan miliknya ditetapkan sebagai pelabuhan khusus ekspor. Hanya saja, lanjutnya, penetapan pelabuhan itu nantinya akan masuk dalam wewenang Kementerian Perhubungan.

“Kami mendorong lokasi . Namun, bagaimana penilaian dan tata cara menetapkan satu pelabuhan masuk dalam koridor Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda