Tambang Tujuh Bukit MDKA Catat Produksi 103.156 Ons Emas Sepanjang 2025

Tambang emas tujug bukit (TB Gold) yang dikelola anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bumi Suksesindo (BSI) di Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil memproduksi emas sebesar 103.156 ounces emas.

Tambang Tujuh Bukit MDKA Catat Produksi 103.156 Ons Emas Sepanjang 2025
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – Tambang emas tujug bukit (TB Gold) yang dikelola anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bumi Suksesindo (BSI) di Banyuwangi, Jawa Timur, berhasil memproduksi emas sebesar 103.156 ounces emas.

“Tambang Emas Tujuh Bukit (TB Gold) mencatat produksi 103.156 ounces emas sepanjang tahun buku 2025,” ungkap Presiden Direktur MDKA, Albert Sputro dalam keterangan resmi, Selasa (3/2).

Ia menambahkan, capaian tersebut ditopang oleh kinerja penambangan yang konsisten, optimalisasi armada, serta penerapan disiplin operasional yang berkelanjutan.

"Didukung oleh kinerja penambangan yang konsisten, optimalisasi armada, dan disiplin operasional," imbuh dia.

Adapun kinerja penjualan emas menunjukkan tren yang solid, dengan total penjualan mencapai 104.168 ons sepanjang periode pelaporan. Penjualan tersebut terealisasi pada harga jual rata-rata US$3.138 per ons, atau meningkat 32% secara tahunan (year on year/YoY).

Kondisi ini memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan margin usaha sekaligus memperkuat arus kas perusahaan.

“Penjualan emas mencapai 104.168 ounces dengan harga jual rata-rata US$3.138/ons (+32% YoY), yang mendorong peningkatan margin dan arus kas,” imbuh dia.

Sementara, Tambang Emas Pani (Pani) di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, yang dioperasikan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS), berhasil mencapai serangkaian tonggak penting dalam proses commissioning selama Kuartal IV 2025, termasuk dimulainya kegiatan penambangan, penghancuran bijih, serta penumpukan bijih hasil penghancuran di area heap leach pad.

“Proses commissioning fasilitas Adsorption, Desorption and Recovery (“ADR”) juga berjalan sesuai rencana, sehingga memposisikan Pani untuk tahap irigasi dan produksi emas perdana pada Kuartal I 2026,” pungkasnya.

Segmen pertambangan emas turut mendongkrak pendapatan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) pada tahun buku 2025, dengan total pendapatan tidak diaudit mencapai USD 1,89 miliar, atau setara sekitar Rp31,7 triliun.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin