Tambang Today

Berita tambang terkini

Bidik Industri Konstruksi, Trakindo Luncurkan Excavator CAT 320D2 GC

Tambang Today

Bidik Industri Konstruksi, Trakindo Luncurkan Excavator CAT 320D2 GC

PT Trakindo Utama (Trakindo) penyedia solusi alat berat Caterpillar kembali memperkenalkan produk ekskavator hidrolik kelas 20 ton terbarunya, yakni CAT 320D2 GC. Peluncuran produk terbarunya ini sebagai terobosan dan keseriusan Trakindo dalam membidik sektor konstruksi. Upaya Trakindo ini sekaligus untuk berkontribusi terhadap kemajuan industri konstruksi di Indonesia. Keseriusan Trakindo pada

By Fahmi Adam
Kapal Operasional Migas Harus Direparasi di Dalam Negeri

Tambang Today

Kapal Operasional Migas Harus Direparasi di Dalam Negeri

Jakarta-TAMBANG. Kementerian Perindustrian terus memperkuat industri penunjang eksplorasi minyak dan gas guna turut mendorong kinerja sektor migas nasional. Berbagai upaya dilakukan termasuk meningkatkan kemampuan sarana dan prasarana pendukung kegiatan industri migas tersebut.   Industri galangan di dalam negeri pun dinilai telah mampu menangani kebutuhan pembangunan, perawatan dan pemeliharaan armada kapal operasional

By Fahmi Adam
Sengketa Churchill, Pemerintah Ditunggu di Arbitrase

Tambang Today

Sengketa Churchill, Pemerintah Ditunggu di Arbitrase

JAKARTA, TAMBANG. KELANJUTAN sidang arbitrase antara Churchill Mining dengan Pemerintah Indonesia, seharusnya memasuki tahap lebih lanjut di Pusat Internasional untuk Penyelesaian Sengketa Investasi, Washington. Tetapi Churchill kemarin mengeluarkan pernyataan bahwa Pemerintah Indonesia tidak membayar biaya arbitrase hingga batas waktunya.   Pekan lalu Churchill menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia belum mengirim uang untuk

By IwanQH

Tambang Today

Aktivis Lingkungan: Perlu Payung Hukum Untuk Moratorium Lahan Sawit dan Tambang

Jakarta-TAMBANG. Pernyataan Presiden Joko Widodo pada 14 April 2016 lalu, terkait rencana moratorium lahan sawit dan tambang, seolah memberikan angin segar bagi penyelamatan lingkungan. Akan tetapi, aktivis lingkungan seperti Greenpeace, Walhi dan Jatam berpendapat rencana moratorium ini harus juga diiringi dengan review maupun pembatalan berbagai kebijakan dan program pembangunan pemerintah,

By Fahmi Adam