Siemens Kenalkan Sistem Kelola Gedung Hemat Energi Lewat Desigo CC

Jakarta – TAMBANG. Siemens memperkenalkan sebuah terobosan baru berupa sistem perangkat pengelolaan gedung terintegrasi yang mampu menghemat konsumsi energi. Siemens Desigo CC merupakan sistem otomatisasi gedung yang mengintegrasikan seluruh sistem di sebuah gedung, dalam satu perangkat manajemen.

“Perangkat ini memungkinkan penggunanya mengintegrasikan seluruh sistem yang ada di dalam gedung mereka. Mulai dari pemanas, ventilasi, dan pendingin udara, hingga sistem keselamatan kebakaran, CCTV, kelistrikan, serta pencahayaan,” ungkap Edward P. Nainggolan, Kepala Divisi Building Technologies PT Siemens Indonesia, Rabu (11/3).

Inovasi yang dilahirkan oleh divisi Building Technologies Siemens ini memakai pendekatan multi-disiplin, untuk mengelola dan menampilkan status dari berbagai sistem berbeda secara real time. Karenanya, selain memungkinkan penghematan konsumsi energi listrik, Desigo CC mampu meningkatkan kinerja dan produktifitas, bahkan semakin mendukung faktor kenyamanan dan keamanan penggunanya.

“Desigo CC adalah platform terbuka yang menggunakan protokol standar dan dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan pengelola gedung,” ujarnya lagi.

Teknologi tersebut dirancang Siemens dengan kepekaan tinggi dan sistem protokol terbuka untuk menyesuaian kebutuhan setiap gedung. Desigo CC mampu mendukung berbagai protokol dan teknologi informasi standar yang memungkinkan pengintegrasian produk dari pihak ketiga. Artinya, pengguna tak harus mengganti semua sistem pengelolaan gedung dengan komponen baru yang bermerk Siemens.

Desigo CC pun telah memenuhi standar BTL (BACnet Tested Laboratory) dan sangat memungkinkan pelanggan mengatur jadwal, melaporkan tren dan memberi peringatan sesuai dengan keadaan dalam kegiatan normal. Pengguna ahli pun akan mendapatkan pengalaman baru dan lebih luas dalam praktek pengelolaan gedung.

“Desigo CC sangat sesuai untuk digunakan tidak hanya pada bangunan yang terdiri dari satu gedung, namun juga pada kompleks gedung yang tersebar di beberapa lokasi,” Edward menjelaskan.

Edward P. Nainggolan dan Ross Conlon saat mendemonstrasikan produk Desigo CC di Jakarta, Rabu (11/3)

Ross Conlon, Manager Regional ASEAN Divisi Building Technologies, menyebut meskipun produk Desigo CC baru secara resmi diluncurkan hari ini untuk konsumen Indonesia, namun sebenarnya Desigo CC sudah dikembangkan sejak sekitar dua setengah tahun lalu. Di Amerika Serikat, sudah ada 300 bangunan yang sudah mengaplikasikan Desigo CC. Enam bulan belakangan ini, produk andalan Siemens itu pun sudah lebih luas dipakai di berbagai belahan dunia, termasuk di Asia.

“Salah satu kompleks bangunan yang sudah mengaplikasikan Desigo CC adalah Bandar Udara Internasional O’Hare di Chicago, Illinois, Amerika Serikat,” ia mencontohkan.

Bandar Udara O’Hare dinobatkan sebagai bandara tersibuk di dunia pada tahun 2014, dengan jumlah pendaratan dan lepas landas pesawat terbanyak. Sementara bila dihitung berdasarkan jumlah lalu lalang penumpang, Bandara O’Hare menduduki peringkat ke-6 dunia. Bahkan di tempat seperti itu, kehandalan Siemens Desigo CC sudah teruji.

Untuk pasar Indonesia sendiri, Siemens melihat potensi banyaknya bangunan atau kompleks bangunan yang belum menggunakan sistem pengelolaan gedung. Dengan kemampuan untuk menyelaraskan sesuai kebutuhan pelanggan, Desigo CC bisa diaplikasikan dalam berbagai skala untuk beragam peruntukan seperti gedung perkantoran, rumah sakit, dan bandar udara.

Artikel Terkait

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

PERHAPI, IAGI dan PERMINAS Sepakat Mulai Garap Data Mineral Tanah Jarang Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) baru-baru ini menandatangani kesepakatan dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (PERMINAS). Ketiga pihak ini sepakat untuk melakukan validasi, estimasi dan pelaporan sumber daya dan cadangan logam tanah jarang di Indonesia. Kegiatan penandatanganan nota kesepakatan ini dilaksanakan di

By Egenius Soda