Patra Logistik Salurkan 193 Ribu KL BBM dari Ketapang untuk Wilayah 3T

Patra Logistik menyalurkan 193 ribu kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) per tahun dari Fuel Terminal Ketapang, Kalimantan Barat untuk wilayah 3T.

Patra Logistik Salurkan 193 Ribu KL BBM dari Ketapang untuk Wilayah 3T
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – PT Patra Logistik menyalurkan 193 ribu kiloliter (KL) bahan bakar minyak (BBM) per tahun dari Fuel Terminal Ketapang, Kalimantan Barat, guna melayani wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, menyampaikan bahwa keberadaan terminal memiliki peran kunci dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

“Fuel Terminal Ketapang menjadi titik penting dalam memastikan energi dapat terus mengalir hingga ke masyarakat dan sektor industri, termasuk di wilayah dengan tantangan geografis tinggi. Kami memastikan operasional berjalan andal agar distribusi tetap terjaga,” ujar Joko Priyambodo, dilansir dari keterangan resmi, Minggu (12/4).

Meski demikian, Joko menyebut bahwa proses distribusi energi di wilayah 3T masih menghadapi tantangan geografis, terutama akibat dominasi jalur perairan dan keterbatasan akses darat. Dalam kondisi tersebut, keberadaan infrastruktur distribusi yang andal menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan pasokan energi.

“Sebagai operator Fuel Terminal Ketapang, PT Patra Logistik berperan sebagai simpul strategis dalam mendukung kelancaran penyaluran BBM, khususnya untuk menjangkau wilayah dengan akses terbatas seperti Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara,” imbuhnya.

Penyaluran BBM yang didukung melalui terminal ini mencakup 18 SPBU reguler serta sekitar 40 SPBU non-reguler dan Pertashop guna menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Selain itu, dukungan juga diberikan terhadap kebutuhan sektor industri melalui operasional 73 unit mobil tangki.

Besarnya volume yang dikelola tersebut menjadikan Fuel Terminal Ketapang sebagai salah satu penggerak aktivitas ekonomi daerah melalui ketersediaan energi yang berkelanjutan.

Dengan kapasitas penyimpanan mencapai 7.200 kiloliter untuk produk Biosolar, Pertalite, dan Pertamax, PT Patra Logistik terus memperkuat ketahanan pasokan melalui rencana penambahan kapasitas tangki guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan di masa mendatang.

Dalam operasionalnya, PT Patra Logistik bersinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari ekosistem distribusi energi nasional untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Istimewa.

Seluruh proses operasional dijalankan dengan mengedepankan prinsip HSSE serta standar operasional tinggi guna memastikan kegiatan berjalan aman, andal, dan berkelanjutan.

Penguatan peran Fuel Terminal Ketapang ini tidak hanya mendukung kelancaran penyaluran energi, tetapi juga memastikan pemerataan akses BBM di wilayah 3T serta berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi daerah dan ketahanan energi nasional.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin