RMKE Optimistis Kinerja Tetap Stabil Tahun Ini 

RMKE
Dok: RMKE

Jakarta, TAMBANGPT RMK Energy Tbk (RMKE) optimistis kinerja pada tahun ini akan stabil seiring dengan kondisi yang kembali normal. Hal ini bisa dilihat dari keberhasilan memuat 50 tongkang dengan total volume 402,3 ribu MT batu bara sejak mulai beroperasi normal pada November 2023 atau meningkat 1.210,6% MoM saat RMKE masih berhenti beroperasi.

Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, menyampaikan hingga November 2023, kinerja operasional muat tongkang dan bongkaran kereta ini telah mencapai target tahun 2023 masing-masing sebesar 61,9% dan 82,7%. Pencapaian volume penjualan batu bara telah tercapai 72.2% hingga periode November 2023. Pencapaian ini masih belum optimal karena beberapa kendala yang dihadapi Perseroan selam 3 bulan terakhir. 

“Namun, kami Manajemen melihat pentingnya pembenahan operasional sebagai sesuatu yang urgent dari pada pencapaian target untuk meningkatkan penerapan GCG sehingga kedepannya RMKE dapat mencapai keduanya: kinerja operasional dan tanggung jawab sosial yang sangat baik,” kata Vincent.

Hingga periode November 2023, RMKE telah memuat 852 tongkang dengan total volume 6,7 juta MT batu bara. Sama halnya dengan volume muatan tongkang, RMKE juga telah berhasil membongkar 252 rangkaian kereta dengan total volume bongkar sebesar 662,5 ribu MT batu bara pada bulan November atau meningkat sebesar 71,6% MoM.

“Pada tahun ini, dengan aktivitas operasional yang telah berjalan dengan normal, kami optimistis untuk mempertahankan kinerja yang stabil pada tahun ini dan akan fokus pada peningkatan operasional yang jauh lebih baik pada tahun 2024,” tambah Vincent.

Hingga periode November 2023, RMKE telah membongkar 3.907 rangkaian kereta api dengan total volume 10,3 juta MT batu bara. Kinerja operasional tersebut cenderung stabil dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu walau RMKE sedang berhenti beroperasi untuk membenahi operasionalnya serta memenuhi administrasi yang direkomendasikan KLHK selama 3 bulan terakhir sejak awal September 2023.  

RMKE juga mempertahankan on-time performance (OTP) bongkar kereta sampai dengan November yang lebih cepat 45 menit menjadi 3:24 jam per kereta dibandingkan waktu bongkar kereta pada periode yang sama tahun lalu yakni 4:09 jam. 

Penggunaan bahan bakar sampai dengan periode November menurun sebesar 5% dikarenakan adanya penghentian operasional sementara selama bulan Oktober 2023. Secara rata-rata, rasio penggunaan bahan bakar per MT batu bara masih lebih efisien dari 0,91 liter/MT tahun lalu menjadi 0,90 liter/MT tahun ini atau lebih efisien sebesar 1,3% YoY YTD November 2023.

Dari segmen penjualan batu bara, sampai dengan bulan November 2023, Perseroan telah menjual 2,01 juta MT batu bara atau sedikit menurun sebesar 5% YoY karena adanya hambatan operasional di produksi tambang in-house PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) yang sempat berhenti, namun sudah kembali beroperasi secara normal pada bulan November 2023.

Artikel Terkait

BIPI Lanjutkan Rencana Divestasi Anak Usaha Sektor Batubara

BIPI Lanjutkan Rencana Divestasi Anak Usaha Sektor Batubara

Jakarta,TAMBANG,- PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) melanjutkan langkah strategis dalam memperkuat portofolio investasinya. Langkah ini sejalan dengan komitmen terhadap pengembangan bisnis energi berkelanjutan. Sebagai bagian dari strategi ini, perusahaan investasi dengan fokus pada infrastruktur energi sedang menjajaki dan berdiskusi dengan beberapa calon pembeli terkait rencana divestasi anak-anak

By Egenius Soda
NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY

NHM Dorong Efisiensi dan Inovasi Lingkungan dalam Seminar Nasional ITNY

Jakarta, TAMBANG – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut ambil bagian memberikan wawasan strategis mengenai masa depan industri pertambangan khususnya mengenai efisiensi dan inovasi lingkungan. Hal ini disampaikan dalam Seminar Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-22, pada

By Rian Wahyuddin