Fun Bike TTJP 2026 Kampanyekan Gaya Hidup Sehat bagi Pelaku Industri Tambang
Pelaku industri pertambangan dan jasa pertambangan menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti kegiatan Fun Bike yang menjadi bagian dari rangkaian Temu Tahunan Jasa Pertambangan (TTJP) 2026.
Badung, TAMBANG – Pelaku industri pertambangan dan jasa pertambangan antusias mengikuti kegiatan Fun Bike dalam rangkaian Temu Tahunan Jasa Pertambangan (TTJP) 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye gaya hidup sehat sekaligus ajang mempererat kebersamaan antar pelaku industri tambang.
Fun Bike menjadi agenda pembuka TTJP 2026 yang mengusung tema “Accelerating the Mining Ecosystem: Market Trends, Operational Readiness, and Growth Pathways,”. Para peserta tampak bersemangat menempuh rute sejauh 18 kilometer (km) sambil menikmati suasana kawasan Badung dengan latar pemandangan khas Bali.
Direktur Eksekutif Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO), Bambang Tjahjono mengatakan, kegiatan Fun Bike tahun ini mengalami peningkatan jarak tempuh dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga menjadi sarana relaksasi bagi para pelaku industri tambang yang menghadapi tekanan pekerjaan cukup tinggi.
“Meski namanya Fun, tapi tahun lalu 12 kilometer, sekarang 18 kilometer. Artinya olahraga juga lebih ditingkatkan. Arah hidup sehat sudah pasti ya, apalagi acara berlangsung sampai malam sehingga diawali olahraga tentu baik juga,” ujar Bambang di Badung, Bali (22/5).

Ia menambahkan, tekanan di industri pertambangan belakangan cukup besar, mulai dari persoalan perizinan hingga kebijakan ekspor yang berdampak pada dunia usaha. Karena itu, kegiatan seperti Fun Bike dinilai dapat membantu mengurangi stres dan memperkuat semangat kebersamaan.
“Bagi pimpinan perusahaan, situasi terakhir ini cukup membuat stres. Jadi Fun Bike ini setidaknya menjadi sarana relaksasi,” katanya.
Direktur Operasional PT Antareja Mahada Makmur (AMM), Arif Rahman menilai kegiatan tersebut menjadi awal yang positif dalam rangkaian TTJP 2026. Selain menjaga kesehatan, menurutnya kegiatan olahraga bersama juga membuka ruang diskusi dan mempererat hubungan antar pelaku industri.
“Sekarang tuntutan gaya hidup sehat bukan hanya tuntutan, tetapi sudah menjadi kebutuhan di tengah aktivitas yang begitu padat. Salah satunya melalui Fun Bike ini,” ungkap Arif yang turut mengikuti kegiatan Fun Bike tersebut.

Ia berharap iklim usaha pertambangan ke depan dapat semakin kondusif sehingga pelaku industri dapat terus memberikan kontribusi maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Harapannya terkait iklim usaha pertambangan bisa berjalan dengan baik. Kemudian kita juga bisa berkontribusi yang maksimal buat semua stakeholders yang ada,” imbuhnya.
Sementara itu, peserta lainnya yang juga merupakan Wakil Presiden Direktur PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), Nanang Rizal Achyar mengatakan kegiatan olahraga seperti Fun Bike penting untuk mendukung kesehatan pekerja tambang yang dituntut memiliki kondisi fisik prima.
“Kita tahu kerja di tambang membutuhkan fisik yang kuat. Dengan acara yang mengarah ke olahraga seperti ini, saya kira bisa menjaga kondisi tetap fit,” kata Nanang.

Menurutnya, budaya hidup sehat perlu terus digalakkan di kalangan pelaku industri pertambangan agar keselamatan dan produktivitas kerja tetap terjaga.
"Olahraga ini terus kita galakkan, khususnya bagi rekan-rekan yang tergabung dalam asosiasi, agar mendorong pola hidup sehat secara berkelanjutan, menjaga kondisi tubuh tetap prima, dan mendukung keselamatan dalam bekerja," ucapnya.
Selain Fun Bike, rangkaian TTJP 2026 juga diisi seminar, pameran, pemberian penghargaan Indonesia Mining Services Awards 2025, dan diakhiri dengan fun golf di New Kuta Golf. Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh ASPINDO bekerja sama dengan Majalah TAMBANG pada 22–23 Mei 2026 di Bali.
