Serikat Pekerja PGN Minta RUPS Tambah Direksi dari Internal

Serikat Pekerja PGN Minta RUPS Tambah Direksi dari Internal

Jakarta,TAMBANG,- Menyambut agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) yang akan diselenggarakan esok hari tanggal 22 Mei 2026, Serikat Pekerja PGN menyampaikan aspirasi penting kepada para Pemegang Saham dan pemangku kepentingan. Melalui surat resmi yang ditujukan kepada Kepala BP BUMN sekaligus CEO PT Danantara Asset Management dan Direktur Utama Pertamina, Serikat Pekerja PGN menekankan pentingnya tetap menjaga keberlanjutan kepemimpinan yang berasal dari internal PGN.

“Kami meminta agar jajaran Direksi PGN yang akan dipilih dalam RUPS mendatang, minimal 50% dari seluruh jumlah Direksi, berasal dari kader-kader internal PGN yang telah teruji kapabilitas dan integritasnya,” ujar Ardi Viryawan, Ketua Umum Serikat Pekerja PGN.

Ia menambahkan, “Minimal sama dengan komposisi jumlah Direksi dari internal PGN saat ini. Syukursyukur ada penambahan, bisa lebih dari 50% jumlah Direksi PGN dari internal PGN” imbuhnya.

Serikat Pekerja PGN yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja BUMN Indonesia Raya menilai bahwa kaderisasi di lingkungan PGN telah banyak melahirkan sosok-sosok profesional yang memahami seluk-beluk industri gas bumi nasional. Kader-kader ini dirasa mampu menjawab tantangan bisnis ke depan dengan tetap menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Usulan Serikat Pekerja PGN ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN dan Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/2016 tentang Pola Manajemen Talenta BUMN, dimana Pemerintah melalui Danantara Indonesia mendorong pemanfaatan sumber daya manusia internal BUMN untuk menduduki posisi strategis.

“Memberikan kesempatan kepada insan internal PGN yang telah tumbuh bersama Perusahaan untuk melayani dengan hati sebagai bentuk keberhasilan transformasi dan kaderisasi, merupakan dukungan nyata dalam proses Advancing and Rising in Unity di PGN” tegas Ardi.

Serikat Pekerja PGN menyampaikan bahwa harapan ini bukan hanya demi kesejahteraan pekerja, melainkan juga untuk memastikan kesinambungan strategi bisnis, loyalitas kepemimpinan, dan keberhasilan perusahaan sebagai bagian penting dalam ekosistem energi nasional dalam upaya mendukung transformasi ekosistem BUMN menjadi penggerak yang modern, adaptif, dan berdaya saing global.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin