RMKE Catatkan Penjualan Batu Bara 776,6 Ribu ton di Kuartal III 2024

RMKE
Dok: RMKE

Jakarta, TAMBANGPT RMK Energy Tbk (RMKE) mencatatkan volume penjualan batu bara sebesar 776,6 ribu ton pada Kuartal III 2024. Angka ini meningkat 40,2 persen secara year on year (YoY).

Direktur Utama Perseroan, Vincent Saputra mengatakan bahwa dengan kinerja yang terus membaik secara signifikan di setiap kuartal, Perseroan optimistis dapat mencapai target operasional tahun ini. “Tentunya dengan pertumbuhan kinerja operasional yang baik ini akan berdampak positif bagi kinerja keuangan RMKE pada 3Q 2024,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (17/10).

Vincent menjelaskan, permintaan batu bara yang meningkat pada semester kedua tahun ini menjadi katalis positif bagi RMKE, selain itu harga penjualan batu bara juga stabil dan cenderung meningkat dengan kondisi geopolitik serta kondisi ekonomi yang saat ini belum stabil.

RMKE telah berhasil menjual 2,1 juta batu bara hingga September 2024 atau meningkat sebesar 14,1% YoY serta mencapai target penjualan tahun ini sebesar 57,7%. Pertumbuhan volume penjualan batu bara ini ditopang oleh produksi tambang in-house, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) yang memproduksi 320,1 ribu ton batu bara pada 3Q 2024 atau tumbuh sebesar 39,8% YoY.

“Dengan pertumbuhan produksi in-house tersebut, TBBE berkontribusi sebesar 33,4% dari total volume penjualan hingga September 2024. Peningkatan volume jasa angkutan dan penjualan batu bara ini didukung oleh pertumbuhan permintaan batu bara pada semester kedua tahun ini,” beber dia.

Hingga Agustus 2024, Penjualan Batu Bara RMKE Meningkat Sebesar 12,4%

RMKE juga berhasil memuat 121 kapal dengan kapasitas volume sebesar 2,5 juta ton batu bara pada 3Q 2024 atau meningkat sebesar 27,9% YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan volume jasa angkutan batu bara pada 3Q 2024 berhasil meng-offset penurunan pada semester pertama tahun 2024.

Hingga periode September 2024, RMKE telah berhasil memuat 812 kapal dengan kapasitas sebesar 6,4 juta ton batu bara atau meningkat sebesar 2,4% YoY. Dengan volume tersebut, RMKE telah mencapai 64,3% target angkutan batu bara tahun ini. Volume jasa angkutan bulanan tertinggi dicapai pada bulan September 2024 sebesar 970,2 ribu ton batu bara dan merupakan volume angkutan tertinggi selama RMKE beroperasi.

“Pada sisa waktu tahun 2024 dan ke depannya kami semakin optimistis dapat meningkatkan volume jasa angkutan dan penjualan batu bara dengan realisasi penambahan pelanggan baru seiring dengan penyelesaian fasilitas hauling road batu bara yang akan selesai pada tahun ini. Dengan penyelesaian jalan tersebut RMKE dapat membuka akses bagi tambang-tambang yang tidak dapat berproduksi karena terkendala infrastruktur di Sumatera Selatan,” tambah Vincent. 

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda