Rio Tinto Investasikan USD188 juta Untuk Peningkatan Kapasitas Billet Aluminiun Di Quebec

Rio Tinto Investasikan USD188 juta Untuk Peningkatan Kapasitas Billet Aluminiun Di Quebec

Jakarta,TAMBANG,- Seiring dengan tuntutan masyarakat global yang menginginkan produk yang lebih ramah lingkungan, Rio Tinto melaporkan akan menginvestasikan sejumlah uang untuk menambah produk ramah lingkungan. Perusahaan asal Australia tersebut, menginvestasikan US$188 juta (CA$240 juta) untuk meningkatkan kapasitas produksi billet aluminium rendah karbon dan bernilai tinggi di pabrik peleburan Alma di Lac-Saint-Jean, Quebec menjadi 202.000 metrik ton.

Pusat pengecoran yang ada di pabrik Alma Rio Tinto akan diperluas untuk mengakomodasi peralatan canggih baru, termasuk lubang pengecoran dan tungku, memungkinkan sebagian besar aluminium yang diproduksi untuk dikonversi ke billet bernilai lebih tinggi. Konstruksi akan dimulai pada Mei 2023, setelah menyelesaikan detail engineering dan pekerjaan pendahuluan, dan commissioning diharapkan pada kuartal pertama 2025.

Permintaan global untuk produk ekstrusi aluminium diperkirakan akan tumbuh rata-rata sekitar 3% per tahun selama sepuluh tahun ke depan, didorong oleh transisi energi dan dekarbonisasi.

Dijelaskan pula bahwa Investasi tersebut akan memperkuat rantai pasokan di Amerika Utara dan memungkinkan Rio Tinto menjadi lebih gesit dan fleksibel untuk mendukung pertumbuhan kritis produsen Amerika Utara untuk berbagai produk bernilai tambah tinggi, terutama di industri otomotif dan konstruksi. Billet aluminium diekstrusi melalui cetakan dan profil yang dihasilkan digunakan untuk membuat berbagai produk seperti bumper dan rel atap untuk mobil serta kusen pintu dan jendela.

Investasi ini diharapkan menghasilkan keuntungan ekonomi hampir US$160 juta (CA$200 juta) bagi Quebec. Proyek ini akan menciptakan sekitar 40 pekerjaan tetap baru dan membantu mendukung 770 pekerjaan yang ada di pabrik Alma.

“Perluasan kapasitas produksi billet aluminium karbon rendah kami di Quebec akan memungkinkan kami untuk lebih memenuhi permintaan pelanggan kami yang terus meningkat akan paduan berkualitas tinggi dan produk bernilai tambah yang dibuat dengan pembangkit listrik tenaga air terbarukan. Kapasitas baru ini akan membantu memperkuat posisi pabrik peleburan Alma kami dan kami bangga bekerja dengan karyawan, klien, produsen peralatan Quebec, dan mitra kami untuk mewujudkan proyek yang sangat dinanti-nantikan ini.” terang Sébastien Ross, Managing Director operasi Atlantik Rio Tinto Aluminium.

Yang Terhormat François-Philippe Champagne, Menteri Inovasi, Ilmu Pengetahuan dan Industri Kanada, mengatakan: “Pengumuman hari ini menunjukkan kekuatan industri aluminium Kanada. Seiring dengan manfaat ekonomi yang signifikan, investasi Rio Tinto akan menghasilkan lebih banyak pekerjaan dan lebih banyak pertumbuhan di negara kita, sekaligus memperkuat posisi Kanada sebagai pemimpin global dalam ekonomi rendah karbon.”

Pierre Fitzgibbon, Menteri Ekonomi dan Inovasi Quebec, dan Pembangunan Ekonomi Regional mengapresiasi langkah Rio Tinto ini. “Di Quebec, kami memproduksi aluminium paling hijau di dunia. Proyek modernisasi seperti ini akan memungkinkan kami untuk mempertahankan posisi kepemimpinan kami di bidang ini dan berkontribusi pada pertumbuhan sektor strategis ini. Kami selalu mengatakan bahwa lingkungan dapat dan harus melayani ekonomi. Proyek Rio Tinto adalah contoh sempurna.”pungkas Pierre.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin