Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Saat ini, industri pertambangan nasional sudah semakin berkembang. Perannya pun semakin penting sebagai penopang perekonomian nasional. Namun harus diakui bahwa ada sejumlah tantangan maupun permasalahan yang dihadapi.

Industri pertambangan harus menghadapi dinamika baik dari internal maupun eksternal. Adanya dinamika geopolitik internasional dan dinamika supply-demand komoditas mineral dan Batubara di pasar internasional. Kondisi yang memuat harga komoditas pertambangan mineral dan batubara mengalami fluktuasi.
Sementara dari dalam negeri, industri pertambangan mengadapi sejumlah tantangan mulai dari masih maraknya aktivitas pertambangan ilegal dan beberapa kasus pelanggaran hukum lainnya.

Kemudian lahirnya peraturan atau regulasi baru di sektor pertambangan maupun di sektor. Kebijakan ini berdampak kepada keberlanjutan operasional pertambangan. Mulai dari regulasi perijinan di bidang lingkungan hidup, kehutanan dan tata ruang wilayah.

Kemudian ada beberapa kebijak terkait produksi, RKAB, B50 dan juga regulasi di bidang fiscal yang sedikit banyak menambah beban bagi industri pertambangan. Sampai paruh pertama tahun ini, sektor pertambangan mengalami kontraksi dengan catatan pertumbuhannya negatif.

Meski demikian ada catata menarik bahwa meski dari sisi produksi beberapa komoditi seperti nikel dan batubara yang dipangkas namun penerimaan dari kedua sektor ini mengalami kenaikan. Meski angka produksi nikel dan batubara sampai periode Agustus lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, namun penerimaan negara dari kedua komoditi ini lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Industri tambang dalam operasinya juga didorong untuk menerapkan green mining. Salah satunya lewat upaya transisi energi yang dengan elektrifikasi, perkembangan teknologi dan juga efisiensi. Dunia pertambangan didorong untuk terus melakukan adaptasi terkait perkembangan global.

Sejauh ini PERHAPI (Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia) sebagai sebuah organisasi Profesi berperan aktif dalam mendukung kemajuan di sektor pertambangan. PERHAPI yang tahun ini merayakan HUT-36 berperan aktif dengan menyumbangkan pengetahuan dan kemampuan para anggotanya dalam bidang pertambangan demi kemajuan dan perkembangan usaha pertambangan di Indonesia dalam rangka pembangunan nasional.

Ada sejulah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan meningkatkan kegiatan penelitian ilmiah, mengembangkan teknologi dan memajukan ilmu pertambangan baik dalam bidang eksplorasi, penambangan maupun metalurgi, serta ilmu-ilmu dalam arti yang seluas-luasnya.

Pada tahun 2026 ini, jumlah keanggotaan lebih dari 14.000 orang baik yang masih aktif maupun tidak, yang mencakup berbagai kalangan, mulai dari ASN, akademisi maupun praktisi yang tersebar di berbagai instansi pemerintah, instansi pendidikan serta dunia usaha.

PERHAPI juga aktif memberikan masukan dan dukungan untuk bisa memberikan solusi yang paling adil bagi semua pihak untuk keluar dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Sedikit banyak, PERHAPI masih tetap menjadi satu pihak yang cukup banyak dipertimbangkan untuk dapat memberikan kontribusi guna mencari solusi atas permasalahan di sektor pertambangan tersebut.

Hal ini tentunya tidak lepas dari adanya kepercayaan dari para stake-holder di sektor pertambangan baik dari kalangan Pemerintah, kalangan Industri atau Dunia Usaha, serta dari Masyarakat sendiri atas peran dan kiprah PERHAPI di dalam Sektor Pertambangan Tanah Air.

“Kami tentunya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang masih tetap mempercayai kami untuk terus berperan di dalam kontribusi untuk memajukan sektor industry pertambangan yang kita cintai ini,”ungkap Ketua Umum PERHAPI Sudirman Widhy Hartono dalam sambutan pembukaan perayaan HUT PERHAPI ke-36 di Jakarta (10/9).

Dalam pada perayaan syukuran ulang tahun PERHAPI kali ini diadakan Forum Diskusi dengan tema Industri Mineral dan Batubara, Kondisi Saat ini dan Kontribusinya Bagi Masa Depan Bangsa dan Negara.

Para narasumber pada Forum Diskusi tsb berasal dari kalangan pemerintah yang mewakili regulator, maupun dari kalangan industri pertambangan yang mewakili dunia usaha, guna memberikan insight-nya mengenai kondisi sektor pertambangan saat ini.

“Diharapkan forum ini bisa menjadi bekal awal bagi kami untuk dapat ditindaklanjuti dalam program kegiatan organisasi berikutnya dalam rangka menyusun masukan dan rekomendasi yang positif dan konstruktif kepada pemerintah maupun seluruh stakeholder di industry pertambangan minerba,”tandas Widhy.

Di kesempatan ini Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan ucapan selamat kepada PERHAPI yang merayakan HUT ke-36.

“PERHAPI telah menjadi mitra strategis pemerintah. Sebagai organisasi profesi yang anggotanya adalah professional pertambangan, kontribusi PERHAPI masih sangat dibutuhkan untuk memajukan Pertambangan ke depan,”pungkasnya.

Artikel Terkait

Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Indominco bersama PT Indominco Mandiri (IMM) mengajak puluhan pelajar mengenal pertanian dan pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan tanam padi organik di Kawasan Wisata Sawah Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. Mengusung tema “Bersinergi untuk Bumi, Pendidikan, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”

By Rian Wahyuddin
Kick Off Minerba Convex 2026, Dirjen Minerba Dorong Pertambangan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Kick Off Minerba Convex 2026, Dirjen Minerba Dorong Pertambangan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah mendorong subsektor mineral dan batubara (minerba) untuk tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

By Egenius Soda
Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, TAMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengisi posisi Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian

By Rian Wahyuddin