PTBA Lakukan Pembelian Kembali Sahamnya

PTBA Lakukan Pembelian Kembali Sahamnya
Jakarta – TAMBANG. Karena kondisi sahamnya terus mengalami penurunan dan tidak mencerminkan kinerja perseroan, maka PT Bukit Asam (Persero), Tbk (IDX: PTBA) berencana melakukan pembelian kembali saham yang sudah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.   “Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia, dalam waktu 3 bulan,” ungkap Joko Pramono, Sekretaris Perusahaan PTBA, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Selasa (1/9).   Dikatakan bahwa aksi tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengizinkan pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan, serta karena kondisi lain.   Alokasi dana yang disiapkan PTBA adalah sebanyak Rp650 miliar untuk membeli sekitar 101 juta lembar saham seri B. Jumlah tersebut setara dengan 4,4% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.   “Akan dilakukan secara bertahap terhitung sejak tanggal 2 September 2015 sampai dengan 1 Desember 2015. Pelaksanaan transaksi pembelian saham akan dilaksanakan berdasarkan pertimbangan dari direksi perseroan, melalui Bursa Efek Indonesia,” tambahnya.   Sebagai latar belakang, disampaikan bahwa kondisi perekonomian nasional yang melambat ditandai dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan dan nilai tukar Rupiah. Hal tersebut diperparah dengan pelemahan harga batu bara yang mengalami penurunan 18% dibandingkan pada awal tahun ini. Sehingga, harga saham PTBA pun turut mengalami tekanan.   “Untuk itu perseroan bermaksud menunjukkan komitmennya dalam rangka meningkatkan nilai pemegang saham dengan mengembalikan kelebihan arus kas bebas kepada para pemegang sahamnya melalui pembelian saham kembali,” jelas Joko Pramono.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin