PT Tekonindo Gelar Kegiatan Penanaman 500 Pohon Mangrove Di Area Jety Perusahaan

PT Tekonindo Gelar Kegiatan Penanaman 500 Pohon Mangrove Di Area Jety Perusahaan

Jakarta,TAMBANG,- Berbagai langkah dilakukan oleh perusahaan dalam dalam berkontribusi menjaga lingkungan. Tidak hanya lewat komitmen melaksanakan reklamasi di area tambang, tetapi juga melakukan kegiatan peduli lingkungan seperti penanaman Mangrove di daerah pesisir. Ini juga yang dilakukan perusahaan tambang nikel, PT Tekonindo site Kabaena, Sulawesi Tenggara.

Lewat Program PT Tekonindo Peduli Sisir, perusahaan menyelenggarakan kegiatan penanaman mangrove di area Jety perusahaan di Desa Pongkalero. Area ini masih masuk dalam area konsesi perusahaan.

“Pada hari ini kami mengadakan kegiatan penanaman Mangrove sebanyak 500 pohon di area Jety perusahaan. Ini merupakan bagian dari upaya nyata perusahaan untuk mendukung pelestarian lingkungan secara khusus memitigasi risiko abrasi di daerah pesisir,”ungkap Site Manager PT Tekonindo Mohamad Fikri Setiawan dalam siaran pers yang diterima www.tambang.co.id pada Rabu (17/12).

Ia juga menjelaskan kegiatan ini melibatkan para pekerja dan masyarakat sekitar. Lokasi yang dipilih adalah daerah dekat jety milik perusahaan sehingga lebih mudah dilakukan pengawasan dan pemeliharaan.

Sementara Direktur Utama PT Tekonindo Muh. Nur Baco yang juga ikut menanam mangrove menjelaskan tanaman mangrove memiliki banyak fungsi. “Kita semua mengetahui bahwa tanaman mangrove bermanfaat melindungi pesisir dari abrasi dan bencana alam, menyerap karbon biru, menjaga kualitas air. Mangrove ini juga bisa menjadi habitat dan sumber makanan penting bagi biota laut dan satwa liar. Dan karena daerah pesisir ini masih menjadi bagian dari konsesi kami, maka kami memutuskan untuk menanam mangrove di lokasi ini,”terang Muh. Nur Baco.

Ia menegaskan sebagai perusahaan tambang, pihaknya punya komitmen pada tata kelola lingkungan yang baik. “Tahun ini lewat program ini kami menanam 500 pohon mangrove. Selanjutnya kami juga akan memastikan pohon-pohon ini tumbuh dan bisa menjalankan fungsi-fungsi tadi,”terangnya lagi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur PT Trani Mine Sulawesi Al Amin Sihadir dan Kepala Desa Pongkalero Maswar Amdin.

Maswar yang ditemui disela-sela acara penanaman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Tekonindo dan PT Trani Mine Sulawesi atas pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove di areal jeti PT Tekonindo di Desa Pongkalaero. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pelestarian lingkungan pesisir sekaligus upaya mitigasi abrasi dan perlindungan ekosistem laut yang sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. Pemerintah Desa Pongkalaero mendukung penuh kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah desa,”tandas Maswar.

Ia pun berharap kegiatan ini berkelanjutan. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan menjadi contoh sinergi positif dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir ke depan,”tutupnya.

Artikel Terkait

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Ceria Corp Kibarkan Merah Putih di Puncak Mekongga, Rayakan Kemerdekaan dari Ketinggian 2.620 Mdpl

Jakarta, TAMBANG - Setelah menempuh perjalanan panjang melalui medan pegunungan yang menantang, rombongan Ceria Corp akhirnya menjejakkan kaki di Puncak Gunung Mekongga. Tepat pada 17 Agustus 2026, Merah Putih berkibar di ketinggian 2.620 meter di atas permukaan laut (MDPL), menjadi penanda keberhasilan Ekspedisi Gunung Mekongga sekaligus menghadirkan makna tersendiri dalam

By Rian Wahyuddin
Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Alumni Angkatan 1976 UPN Veteran Yogyakarta dan Majalah TAMBANG Gelar Seminar Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, TAMBANG — Alumni Angkatan 1976 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) bersama Majalah TAMBANG bakal menggelar Seminar Nasional bertema “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif dan Produktif untuk Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045” di Kampus 1 UPNVY, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (22/8/2026). Seminar ini menjadi forum untuk mempertemukan kalangan

By Rian Wahyuddin